PLTD Tobelo Ganti Mesin Baru, Pemadaman Listrik Bergilir Tak Bisa Dihindari

PLTD Tobelo Ganti Mesin Baru, Pemadaman Listrik Bergilir Tak Bisa Dihindari

24/09/2020 09:10 0 By Maman

Manager ULPTD Tobelo, Arnold Arung saat diwawancarai wartawan. (foto:istimewa)

Hulondaloid – PLTD Tobelo Halmahera Utara, mengganti mesin untuk menyuplai listrik. Pergantian mesin baru ini, membuat pemadaman listrik secara bergilir harus terjadi. Selain telah berakhir masa kontrak, 11 unit mesin sebelumnya yang dipakai juga sudah lama.

Manager ULPTD Tobelo, Arnold Arung mengatakan, berakhirnya masa kontrak, maka defisit pada angka produksi listrik terjadi. Untuk sementara waktu kata dia, dilakukan pemadaman listrik secara bergilir.

“Daya mampu mesin pembangkit listrik yang ada, tidak mampu memenuhi beban puncak sebesar 13600 kilo watt,” kata Arnold, Rabu (23/9/2020).

Arnold juga mengatakan, sebelumnya untuk daya mampu mesin pembangkit liatrik yang beroperasi, sebesar 14 mega watt dengan beban 13600 kilo watt. Hanya saja kata dia, dimasa pergantian mesin ini, maka produksi listrik menurun, daya mampunya hanya 3 mega watt.

Kontrak sebelumnya dengan PT. Wesa Sejahtera Surabaya kata Arnold, masa kontrak 11 unit mesin itu 4 tahun. Upaya yang kini terus dilakukan, 5 unit mesin yang baru cepat terpasang. Sehingga, kebutuhan listrik di Halut dapat terpenuhi, berjalan normal, dan tidak ada lagi pemadaman bergilir.

“Secepatnya kita lakukan kontrak baru dengan perusahaan penyedia mesin pembangkit listrik, agar kebutuhan listrik di Halut dapat berjalan normal, tidak ada lagi pemadaman bergilir”, ungkapnya.

Sementara itu, Deri Maitimoe, bagian Unit Perwakilan Pelayanan Pelanggan (UP3) Tobelo juga mengatakan, mesin yang lama tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan listrik. Sebab, pengguna listsrik di Halut mulai dari Kao Teluk sampai dengan Apulea Loloda Utara cukup besar beban puncaknya yaitu 13.600 kilo watt.

5 unit mesin yang baru kata dia, memiliki kekuatan 5 mega watt dan berkonstruksi kontainer. Artinya sistem konstruksinya tertutup. Ini bertujuan untuk mengurangi kebisingan suara mesin seperti yang dikeluhkan oleh masyarakat sekitar. (AT)