Polda Gorontalo Musnahkan 360 Gram Narkoba dan Ribuan Liter Miras

Polda Gorontalo Musnahkan 360 Gram Narkoba dan Ribuan Liter Miras

29/10/2019 11:39 0 By Alex

Pemusnahan barang bukti narkoba yang dipimpin langsung Wakpolda Gorontalo Kombes Pol Jaya Subriyanto. Barang bukti narkoba ini merupakan hasil operasi selama kalender 2019.

Hulondalo.id – Sedikitnya 360 gram narkoba dan 1.005 liter minuman keras (miras) jenis cap tikus dimusnahkan jajaran Polda Gorontalo, Selasa (29/10/2019). Pemusnahan barang bukti tersebut dipimpin langsung Wakapolda Gorontalo, Kombes Pol Jaya Subriyanto.

“Jadi pemusnahan barang bukti narkoba dan miras ini merupakan hasil operasi yang kita laksanakan selama Tahun 2019. Jadi mulai Januari sampai Oktober 2019,” ungkap Kombes Pol Jaya Subriyanto.

Menurut dia, dari hasil operasi selama kalender 2019, jumlah kasus cenderung menurun jika dibandingkan selama 2018 lalu. Namun, jumlah tersangka tahun ini malah meningkat.

“Selama tahun 2018 ada 91 kasus dengan 121 tersangka. Tapi sekarang, belum sampai penghujung 2019, sudah ada 133 tersangka dari 88 kasus,” tambah Subriyanto.

Tak hanya itu, jika dirinci, dari 88 kasus selama kalender 2019, terdapat 77 kasus narkoba dengan barang bukti diantaranya sabu-sabu 390,12542 gram, ganja 1,3875 gram dan 629 butir obat terlarang lainnya.

Sementara jika dibandingkan tahun 2018 silam, barang bukti yang disita berupa 54,94377 gram sabu-sabu, 139,4458 gram ganja dan 1.205 butir obat terlarang lainnya.

“Tapi 2019 ini, 256,92217 gram sabu-sabu kita sita dari 3 tersangka di wilayah Boalemo, jaringannya dari Lapas (Lembaga Pemasyarakatan),” tambah Subriyanto.

Selain itu, fakta lainnya terungkap bahwa Gorontalo kini tidak hanya menjadi sasaran empuk perdagangan narkoba dari wilayah Sulawesi Utara maupun Sulawesi Tengah. Konon, tambah Subriyanto, Gorontalo kini sudah impor narkoba dari Filipina.

Selain narkoba, Polda Gorontalo juga memusnahkan ribuan liter miras hasil operasi selama kalender 2019.

Wakapolda Gorontalo pun berharap, sinergitas antar lembaga dan elemen masyarakat untuk bersama-sama memberantas peredaran narkoba di Gorontalo. Pihaknya pula, dengan menggandeng beberapa lembaga dan LSM, terus mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba di masyarakat.

“Kita semua harus bersinergi, Polda, BNN, Lapas, semuanya. Masyarakat kalau mendapatkan informasi, cepat dilaporkan ke aparat,” tegas dia.(Ikha)