Polemik Merger Poligon, La Ode: Kami akan Konsultasi ke Kemendikbud RI

Polemik Merger Poligon, La Ode: Kami akan Konsultasi ke Kemendikbud RI

06/04/2021 20:14 0 By Maman

Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo Merger Poligon

Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo menggelar pertemua terkait polemik merger Poligon. (foto:inkri)

Hulondalo.id – Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo akan konsultasi ke Kemendikbud RI, terkait polemik Poligon merger ke UNG. Solusi kata Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, La Ode Haimudin diupayakan bisa diperoleh dari agenda tersebut.

La Ode juga menjelaskan, ada beberapa opsi yang harus dilakukan yakni, mandiri, negeri atau pada akhirnya harus di merger dalam menyelamatkan kampus ini.

“Namun, akhir-akhir ini ada masalah soal langkah merger yang dilakukan, padahal sudah ada SK hibah dari Gubernur Gorontalo atas persetujuan DPRD kepada UNG,” ungkap La Ode, Selasa (6/4/2021).

La Ode juga mengatakan, dalam pertemuan sebelumnya dengan Poligon, terungkap bahwa merger ini melanggar Permendikbud Nomor 7 tahun 2020 tentang Pendirian, Perubahan, Pembubaran Perguruan Tinggi Negeri, dan Pendirian, Perubahan dan Pencabutan Izin Perguruan Tinggi Swasta.

“Yang dipersoalkan status swasta ke negeri, yang diatur hanya negeri ke negeri,” kata La Ode.

La Ode juga mengakui, kenapa hal ini baru terungkap setelah proses merger dilakukan. Disisi lain kata La Ode, diinternal kampus Poligon juga ada yang pro dan kontra terhadap merger ini. Karenanya kata dia, solusi akan tetap dicari.

Termasuk apakah diperbolehkan atau tidak, merger swasta dengan kampus negeri. Jika dibolehkan, La Ode meminta ini segera dilanjutkan prosesnya.

Dalam konsultasi nanti juga kata dia, akan dipertanyakan peluang Poligon menjadi perguruan tinggi negeri. Dan itu akan diupayakan, walaupun perjuangannya sangat panjang. (MG01/Adv)