Polisi Tahan 2 Tersangka Kasus Panah Wayer Limba U1 Kota Gorontalo

11/02/2020 14:00 0 By Alex

Kapolres Gorontalo Kota AKBP Desmont Harjendro Agitson Putra saat menggelar konfrensi pers terkait pengungkapan kasus panah wayer di Kota Gorontalo, Selasa (11/2/2020).

Hulondalo.id – Polres Gorontalo Kota berhasil mengungkap pelaku penyerangan panah wayer di Kelurahan Limba U1, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, sehari sebelumnya, Senin (10/2/2020).

Polisi meringkus 2 tersangka masing-masing berinisial SA (19) sebagai pelaku utama, dan VH (17) yang masih berstatus pelajar SMA di Kota Gorontalo.

“Jadi motifnya adalah balas dendam. Itu berdasarkan pengakuan tersangka, bahwa ada salah seorang temannya yang pernah diganggu oleh kelompok yang ada di kelurahan Limba U1,” kata Kapolres Gorontalo Kota AKBP Desmont Harjendro Agitson Putra pada konfrensi pers, Selasa (11/2/2020).

Kronologisnya bermula dari iring-iringan sepeda motor yang bergerak dari arah Kelurahan Tenda, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo menuju Kelurahan Limba U1.

Salah seorang dari iring-iringan sepeda motor itulah diduga menembakkan panah wayer kepada sekelompok pemuda yang sedang nongkrong di Kelurahan Limba U1. Salah seorang korban terkena panah wayer hingga tembus lehernya.

Setelah melakukan rangkaian penyelidikan, Tim Alap-alap (buru sergap) Polres Gorontalo Kota pun menangkap SA yang diduga kuat sebagai eksekutor atau pelaku utama. Saat ditangkap, SA hendak melarikan diri ke wilayah Bolmong Selatan.

Rekannya berinisial VH juga diringkus. VH yang berstatus pelajar SMA ini yang mengendarai sepeda motor yang ditumpangi SA. Polisi juga menyita barang bukti berupa 10 anak panah wayer, 1 pelontar dan 1 topeng yang biasa digunakan saat ingin beraksi.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 2 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 Tahun dan pasal 351 KUHP dengan pidana penjara maksimal 5 Tahun.

“Kami akan melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap kejahatan yang terjadi di wilayah hukum Kota Gorontalo, terutama kasus panah wayer dan kenakalan remaja. Kami juga berharap bantuan dari seluruh elemen masyarakat dan aparat TNI untuk menjaga situasi Kamtibmas,” tandas Kapolres.(Jeff)