Polisi Tindaki 13 Oknum Warga Penimbun BBM, 7 Ranmor dan 71 Galon Disita

Polisi Tindaki 13 Oknum Warga Penimbun BBM, 7 Ranmor dan 71 Galon Disita

16/10/2019 20:04 0 By Alex

Pihak kepolisian saat menertibkan dugaan penimbunan BBM jenis premium di Kota Gorontalo, Selasa (15/10/2019)

Hulondalo.id – Pihak kepolisian tidak main-main menyikapi soal keresaan warga atas kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di Kota Gorontalo.

Ya, sedikitnya 13 warga Kota Gorontalo dimintai keterangannya terkait dugaan penyulingan dan penimbunan bensin tersebut. Tak hanya itu, polisi juga menyita sedikitnya 6 unit sepeda motor dengan tangki yang sudah dimodifikasi, 1 unit bentor. Selain itu, ada juga 71 galon, dimana 25 galon diantaranya berisi penuh BBM jenis premium.

“Mereka beserta barang yang sudah diamankan ini ditangani oleh satuan Reskrim untuk dilakukan proses lebih lanjut,” ungkap Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Robin Lumban Raja SIK MSi melalui Kasat Reskrim, AKP Deni Muhtamar bersama Kasat Intelkam, AKP Reza Hasni SIK.

Beberapa galon berisi BBM jenis premium yang diduga merupakan hasil penimbunan yang disita jajaran Polres Gorontalo Kota.

Terkait penertiban dugaan penimbunan BBM jenis premium, Sales Branch Manager PT Pertamina, Unit Pemasaran VII Gorontalo, Arga Satya menjelaskan, pihaknya hanya bertugas sebagai operator untuk menyalurkan BBM di setiap SPBU. Sementara terkait dugaan keterlibatan pihak SPBU, Arga menyatakan bahwa itu merupakan kewenangan dari pihak kepolisian.

“Jadi kami, Pertamina, bertugas sebagai operator untuk menyalurkan saja. Setelah keluar dari SPBU, itu bukan ranah kami,” tegas Arga seperti diwartakan gopos.id.

Dia pun menghimbau kepada masyarakat apabila melihat penyimpangan penyaluran BBM, bisa menghubungi Pertamina yang bertugas di lapangan. Selain itu, bisa juga melalui call center yang tersedia di setiap SPBU.

“Apabila masyarakat melihat terjadinya penyimpangan di dalam SPBU, bisa menghubungi call center 135. Laporan akan langsung masuk ke Sales Branch Manager,” tegas Agra.(alex)