Polri Buka Penerimaan Perwira untuk Para Sarjana, Cek Disini Syaratnya

Polri Buka Penerimaan Perwira untuk Para Sarjana, Cek Disini Syaratnya

08/01/2021 05:05 0 By Alex

penerimaan perwira polri sarjana

Ilustrasi penerimaan Polri./Istimewa

Hulondalo.id – Polri membuka penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) tahun ini.

Pendaftarannya pun dilakukan secara online hanya selama 18 hari terhitung mulai hari Kamis (7/1/2021) sampai dengan Ahad (24/1/2021) mendatang.

Rekrutmen melalui pendidikan SIPSS tersebut merupakan penerimaan calon perwira Polri dengan pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda).

Sesuai dengan laman penerimaan.polri.go.id, berikut ini adalah syarat, tata cara pendaftaran, jadwal seleksi dan sejumlah ketentuan lainnya:

Persyaratan umum

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  3. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
  4. Berumur paling rendah 18 (delapan belas) tahun dan paling tinggi 28 (dua puluh delapan) tahun.
  5. Sehat jasmani, rohani dan bebas narkoba (surat keterangan bebas narkoba dari instansi yang berwenang).
  6. Tidak sedang terlibat kasus pidana atau pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Polres setempat.
  7. Berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela;
  8. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan bersedia ditugaskan pada Satker sesuai keahlian atau latar belakang program studinya.

Persyaratan khusus

  • Pria dan wanita, belum pernah menjadi anggota Polri:

  • Berijazah:

A.) S-1/S-1 Profesi:

  1. Kedokteran Umum (Profesi)
  2. Kedokteran Gigi (Profesi)
  3. Psikologi
  4. Biologi (murni)
  5. Teknik Informatika (Programing)
  6. Teknik Informatika (Jaringan)
  7. Sistem Informasi (Database)
  8. Desain Komunikasi Visual/Desain Grafis
  9. Teknik Penerbangan
  10. Teknik Elektro (Arus Lemah)
  11. Teknik Metalurgi
  12. Hubungan Internasional
  13. Sastra China
  14. Sastra Prancis/Spanyol
  15. Pendidikan Olahraga
  16. Pendidikan Kurikulum
  17. Farmasi Apoteker (Profesi)
  18. Ilmu Komunikasi (Public Relation)
  19. Ilmu Komunikasi (Jurnalistik)
  20. Perpajakan
  21. Semua Prodi+Sertifikat CPL IR Fyling School.

B.) D-IV

  1. Ahli Nautika Tk. III; (wajib memiliki ijazah Ahli Nautika Tk. III dari Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia).
  2. Ahli Teknika Tk. III; (wajib memiliki ijazah Ahli Teknika Tk. III dari Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia).
  3. Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Pelabuhan.

C.) Khusus untuk Prodi Kedokteran, Dokter Umum dan Dokter Gigi wajib mempunyai Surat Tanda Selesai Internsip (STSI) dan Surat Tanda Registrasi (STR) definitif.

  • Bagi lulusan yang berasal dari Perguruan Tinggi Negeri/Swasta dengan program studi yang terakreditasi A dan B dengan IPK minimal 2,75 (terdaftar di BAN-PT) wajib melampirkan tanda lulus/ijazah yang dilegalisir/diketahui oleh Pembantu Dekan bidang Akademik.

  • Bagi lulusan Perguruan Tinggi di Luar Negeri wajib melampirkan surat keputusan penyetaraan yang dikeluarkan oleh Dirjen Pendidikan Tinggi.

  • Umur pada saat pembukaan pendidikan pembentukan SIPSS T.A. 2021:

  1. Maksimal 38 (tiga puluh delapan) tahun untuk S-2 Profesi kedokteran Gigi Forensik
  2. Maksimal 36 (tiga puluh enam) tahun untuk S-2/S-2 Profesi dan S-1/S-2 berkompetensi tertentu (pilot dengan sertifikat CPL IR Flying School)
  3. maksimal 29 (dua puluh sembilan) tahun untuk S-1 Profesi
  4. maksimal 26 (dua puluh enam) tahun untuk S-1/D-IV.
  • Tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku):
  • Pria: 158 (seratus lima puluh delapan) cm
  • Wanita: 155 (seratus lima puluh lima) cm.
  • Belum pernah menikah secara hukum positif/agama/adat (belum pernah hamil/melahirkan) dan sanggup untuk tidak menikah selama pendidikan pembentukan. Khusus S-2 Profesi dan S-1/S-2 yang memiliki kompetensi penerbang diperbolehkan sudah menikah, namun bagi wanita belum mempunyai anak dan sanggup tidak mempunyai anak/hamil selama pendidikan pembentukan.

  • Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun terhitung mulai saat diangkat menjadi Perwira Polri.

  • Tidak terikat perjanjian ikatan dinas dengan instansi lain.

  • Mendapat persetujuan dari instansi yang bersangkutan bagi yang sudah bekerja dan pernyataan berhenti dengan hormat bila lulus seleksi dan terpilih masuk pendidikan pembentukan Polri.

  • Mengikuti dan lulus pemeriksaan serta pengujian dengan materi:

  1. Tingkat Panda dengan sistem gugur meliputi:
  2. pemeriksaan administrasi dengan penilaian kualitatif.
  3. Uji kompetensi keahlian aspek pengetahuan dengan penilaian kauntitatif.
  4. Pemeriksaan kesehatan tahap I dengan penilaian kualitatif dan kuantitatif.
  5. Tes psikologi tertulis dengan penilaian kualitatif dan kuantitatif.
  6. Pemeriksaan kesehatan tahap II dengan penilaian kualitatif dan kuantitatif.
  7. Penelusuran mental kepribadian (PMK) dengan penilaian kualitatif.
  8. Pemeriksaan administrasi akhir dan penentuan kelulusan akhir dengan penilaian kualitatif.
  9. Tingkat pusat dengan sistem gugur dan/atau sistem rangking meliputi:
  10. Pemeriksaan administrasi dengan penilaian kualitatif.
  11. Pemeriksaan kesehatan I dan II (termasuk Keswa) dengan penilaian MS/TMS dengan penilaian kualitatif dan kuantitatif.
  12. Tes kompetensi manajerial dengan penilaian kuantitatif.
  13. Tes kompetensi keahlian aspek keterampilan dan perilaku (praktik sesuai profesi/prodi) dengan penilaian kualitatif dan kuantitatif.
  14. Tes kesamaptaan jasmani dengan penilaian kuantitatif.
  15. Tes psikologi/wawancara dengan penilaian kualitatif dan kuantitatif.
  16. Penelusuran mental kepribadian (PMK)/wawancara dengan penilaian kualitatif.
  17. Penentuan kelulusan akhir dengan penilaian kualitatif.

Ketentuan penggunaan pakaian bagi pendaftar

  1. Bagi peserta pria menggunakan batik lengan panjang
  2. Bagi peserta wanita menggunakan batik lengan panjang dan bagi yang beragama Islam dapat menggunakan jilbab
  3. Menggunakan celana panjang hitam atau gelap
  4. Pakaian yang digunakan sesuai kemampuan dari peserta seleksi, tidak diharuskan seragam dan Panda mengkoordinir pengadaan pakaian peserta.

Tata cara pendaftaran online

  1. Pendaftar membuka website penerimaan anggota Polri dengan alamat website penerimaan. polri.go.id.
  2. Pendaftar memilih jenis seleksi SIPSS pada halaman utama website (apabila peserta mengalami kesulitan dapat dibantu oleh panitia Polda setempat sebagai Panda).
  3. Mengisi form registrasi yang berkaitan dengan identitas pendaftar, memasukkan NIK yang telah terdaftar di Disdukcapil, identitas orang tua dan keterangan lain sesuai format dalam website.
  4. Pendaftar wajib memberikan data yang benar dan akurat pada form registrasi online, mengecek dengan teliti data yang dimasukkan dalam form registrasi.
  5. Setelah berhasil mengisi form registrasi online selanjutnya pendaftar akan mendapatkan nomor registrasi online beserta username dan password, yang selanjutnya digunakan untuk melakukan login menuju halaman dashboard pendaftar (berisi fitur untuk mengecek informasi perkembangan tahapan seleksi dan nilai seluruh tahapan seleksi yang diikuti oleh pendaftar).
  6. Pendaftar akan mendapat hasil cetak form registrasi online yang digunakan untuk verifikasi di Polda setempat sebagai Panda.
  7. Batas waktu verifikasi paling lambat 4 (empat) hari, terhitung sejak pendaftaran online. Apabila lebih dari 4 (empat) hari maka secara otomatis data pendaftar online terhapus. Jika pendaftar akan melakukan verifikasi maka pendaftar harus mengulangi pendaftaran online kembali.

Tata cara verifikasi di Polda setempat

  1. Pendaftar harus datang sendiri (tidak boleh diwakilkan) dengan membawa dan menyerahkan hasil cetak form registrasi online serta berkas administrasi sebagai berikut:
  2. Pendaftar membawa berkas administrasi asli dan fotokopi rangkap 2:
  3. Asli Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan fotokopi yang dilegalisir oleh Disdukcapil setempat
  4. Asli Kartu Keluarga (KK) dan fotokopi yang yang dilegalisir oleh Disdukcapil setempat, untuk KK yang sudah ada barcodenya tidak perlu dilegalisir
  5. Asli Akte kelahiran dan fotokopi yang dilegalisir oleh Disdukcapil setempat, untuk Akte kelahiran yang sudah ada barcodenya tidak perlu dilegalisir
  6. Asli Ijazah SD, SMP, SMA/SMK/MA/sederajat, D-IV/S-1/S-2 dan transkrip nilai serta fotokopi yang dilegalisir oleh Sekolah/Perguruan Tinggi yang menerbitkan
  7. Copy sertifikat akrerditasi dari BAN-PT yang dilegalisir
  8. Asli Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dikeluarkan oleh Polres setempat dan fotokopi yang dilegalisir oleh Polres setempat
  9. Pas foto berwarna ukuran 4×6 dengan latar belakang warna merah sebanyak 10 lembar
  10. Surat persetujuan orangtua/wali (form dapat diunduh di website: penerimaan.polri.go.id) dan fotokopi
  11. Surat permohonan menjadi anggota Polri ditulis tangan (contoh form dapat diunduh di website: penerimaan.polri.go.id) dan fotokopi
  12. Surat pernyataan belum pernah menikah secara hukum positif atau hukum agama atau hukum adat (form dapat diunduh di website: penerimaan.polri.go.id) dan fotokopi
  13. Daftar riwayat hidup (hasil cetak form registrasi pada saat pendaftaran online) dan fotokopi
  14. Surat perjanjian ikatan dinas pertama anggota Polri (form dapat diunduh di website: penerimaan.polri.go.id) dan fotokopi
  15. Surat pernyataan tidak terikat perjanjian dengan instansi lain (form dapat diunduh di website: penerimaan.polri.go.id) dan fotokopi
  16. Surat pernyataan orangtua/wali untuk memberikan keterangan dan dokumen yang sebenarnya (form dapat diunduh di website: penerimaan.polri.go.id) dan fotokopi
  17. Surat pernyataan peserta dan orangtua/wali untuk tidak melakukan KKN dan gunakan sponsorship atau ketebelece (form dapat diunduh di website: penerimaan.polri.go.id) dan fotokopi
  18. Surat pernyataan tidak mendukung atau ikut serta dalam organisasi atau paham yang bertentangan dengan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika
  19. Surat pernyataan tidak melakukan perbuatan yang melanggar norma agama, norma kesusilaan, norma sosial, dan norma hukum.
  20. Pendaftar melaksanakan pengukuran tinggi dan berat badan dengan alat ukur yang sudah ditera
  21. Bagi peserta yang dinyatakan lengkap menyerahkan administrasi pendaftaran dan telah melakukan pengukuran tinggi badan, selanjutnya diberikan nomor ujian oleh panitia daerah yang akan digunakan untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi

Jadwal seleksi tingkat panitia daerah (Panda)

  1. Kampanye dan Pendaftaran Online (7-24 Januari 2021)
  2. Verifikasi Calon dan Dokumen (7-24 Januari 2021)
  3. Penandatanganan Pakta Integritas Dan Pengambilan Sumpah Panitia, Calon Siswa Sipss Serta Orang Tua/Wali dan Ukur Tinggi dan Berat Badan Oleh Tim Rikmin, Tim Rikkes Dan Tim Uji Jasmani), (25 Januari 2021)
  4. Pemeriksaan Administrasi Awal, Pengumuman Dan Kirim Hasil (26 Januari 2021)
  5. Pemeriksaan Kesehatan Tahap I, Pengumuman Dan Kirim Hasil (27 Januari 2021)
  6. Pemeriksaan Psikologi, Pengumuman Dan Kirim Hasil (28 Januari 2021)
  7. Uji Tkk Aspek Pengetahuan, Pengumuman Dan Kirim Hasil (29 Januari 2021)
  8. Sidang Terbuka Menuju Rikkes Tahap Ii Di Tingkat Panda Melalui Vicon Diikuti Seluruh Panda Dan Kirim Hasil (30 Januari 2021)
  9. Pemeriksaan Kesehatan Tahap II, Pengumuman Dan Kirim Hasil (1 Februari 2021)
  10. Penelusuran Mental Kepribadian (PMK), Pengumuman Dan Kirim Hasil (2 Februari 2021)
  11. Pemeriksaan Administrasi Akhir, Pengumuman Dan Kirim Hasil (3 Februari 2021)
  12. Sidang Terbuka Kelulusan Tingkat Panda Melalui Vicon Diikuti Seluruh Panda Bersama Panpus Kirim Hasil (5 Februari 2021).(Mg01)