Potensi Bone Pesisir, Ridwan Tohopi: Emas 500 Ton Pertahun

Potensi Bone Pesisir, Ridwan Tohopi: Emas 500 Ton Pertahun

12/07/2021 21:28 0 By Maman

Ridwan Tohopi

Ketua Tim Pembentukan Kabupaten Bone Pesisir, Ridwan Tohopi.

Hulondalo.id – Bone Pesisir memilik potesi alam berupa emas sebesar 500 ton pertahun. Potensi ini modal besar bagi Bone Pesisir yang sebelumnya telah disetujui DPRD Provinsi Gorontalo, sebagai daerah pemekaran baru di Provinsi Gorontalo.

Senin (12/7/2021), Ketua Komite Pembentukan Kabupaten Bone Pesisir, Dr. Ridwan Tohopi, potensi emas 500 ton pertahun ini, jika diuangkan, nilainya mencapai triliunan rupiah. Ridwan juga menjelaskan, disepanjang gunung di wilayah Bone Pesisir itu adalah emas.

“Ini sudah melampaui APBD induk, selain SDA, Bone Pesisir memiliki potensi pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan, dan mampu menghasilkan Rp 300 miliar pertahun,” ungkapnya kepada Hulondalo.id.

Dia juga menjelaskan, Bone Pesisir tak akan mengganggu anggaran dari pusat. Sebab, potensi daerah ini mampu mensejahterakan rakyat sekitar, kecuali biaya rutin seperti CPNS, tenaga pendidik dana BOS yang merupakan tanggungjawab pusat.

“Kita mampu memanfaatkan potensi untuk masyarakat sekitar, yang lainnya bisa digunakan dari PAD,” ucapnya.

Untuk memperjuangkan pembentukan daerah ini kata Ridwan telah dibentuk tim yang diberi nama, Tim 23. Didalamnya meliputi semua unsur dan representatif masyarakat, pemuda, pemerintah, akademisi, dan aktivis.

Bone Pesisir kata Ridwan, meliputi 5 kecamatan yakni Bone, Bone Raya, Bulawa, Bone Pantai dan Kabila Bone.

Sesuai rencana, jika menyesuaikan dengan pemetaan citra satelit, Ibukota Bone Pesisir jatuh di kecamatan Bone Pantai. Pusat jasa kata dia, di Kecamatan Kabila Bone. Sedangkan Kecamatan Bulawa akan dijadikan pusat pendidikan, Bone Raya pusat pertambangan serta Bone pusat pertanian dan perkebunan.

Jumlah penduduk di wilayah ini, kata Ridwan, berkisar 47.383 jiwa, dari luar domisili Bone Pesisir berjumlah 7.000 jiwa.

Ia menambahkan, sebelumnya Pemkab dan DPRD Bone Bolango, sudah menyetujui pemekaran ini. Persetujuan akhir dari DPRD Provinsi Gorontalo sudah dikantongi. Namun, dukungan dan pengawalan kata dia, tetap dibutuhkan sampai daerah ini resmi terbentuk.

Ridwan berharap, masyarakat Bone Pesisir berkonsentrasi jika ada kunjungan tim dari pusat untuk menindaklanjuti DOB yang diajukan. Perangkat di daerah tersebut akan dipersiapkan secara maksimal.

“Kita tinggal action setelah disetujui ini, dan Kabupaten Bone Pesisir ini harus kita kawal bersama demi kesejahteraan masyarakat sekitar,” tandas Rektor Universitas Nahdatul Ulama Gorontalo itu. (Inkri)