Pria Ikut KB, Wali Kota Blitar Beri Reward Rp1,6 Juta per Orang

Pria Ikut KB, Wali Kota Blitar Beri Reward Rp1,6 Juta per Orang

13/08/2020 22:24 0 By Yadin

Wali Kota Santoso menyambut baik tingginya peserta program KB pria MOP.

Hulondalo.id (Kota Blitar) – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Blitar  mengadakan Jambore KB Pria (MOP) di Balai Kusumo Wicitro, Kamis (13/08/2020).

Wali Kota Blitar, Santoso yang membuka kegiatan tersebut didampingi Kadis P3AP2KB, Sulistiani mengingatkan lagi pentingnya protokol kesehatan dan memasyarakatkan hidup new normal agar rantai penyebaran Covid-19 bisa berakhir.

“Hari ini kita adakan Jambore KB pria atau MOP yang jumlah peserta saat ini mengalami peningkatan. Kalo dulu program keluarga berencana itu adalah selalu wanita yang menjalankan, tapi saat ini pria juga bisa melakukan KB vasektomi untuk mewujudkan keluarga berencana di Kota Blitar,” jelas Wali Kota

“Teknisnya dinas terkait akan melakukan MoU dengan RSUD Mardi Waluyo untuk melakukan operasi kepada bapak-bapak yang bersedia ikut program ini. Mereka yang ikut program ini tetap bisa melakukan fungsinya sebagai suami, tetapi angka kehamilan dapat ditekan dengan semboyan dua anak cukup dapat tercapai,” imbuh Santoso.

Wali Kota pun menyarankan untuk melakukan operasi pemulihan ketika ingin mendapatkan keturunan lagi.

“Ini adalah hal positif untuk kehidupan berkeluarga berencana. Peserta yang siap saat ini ada 28 orang dari 150 orang yang mendaftar untuk melakukan operasi. Dan masing-masing peserta mendapatkan reward sebesar Rp1,6 Juta per warga (pria) yang mengikuti program MOP sebagai support agar banyak warga Kota Blitar yang mendaftar program ini. Tahun depan jika berhasil akan saya tingkatkan menjadi Rp2 Juta per peserta agar semakin antusias,” ungkap Wali Kota.

Sementara itu, Sulistiani sangat berharap, warga bisa mengatur dan menjalankan kelahiran. Sehingga mereka bisa mengukur tingkat ekonominya jika ingin memiliki keturunan banyak.

“Yang kesulitan ekonomi dapat terbantu dengan program ini,” ujarnya. (Anang/adv)