Prof Aloei Saboe Akan Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Prof Aloei Saboe Akan Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

06/01/2021 16:41 0 By Alex

aloei saboe

Patung Prof Dr Aloei Saboe yang berada di halaman depan Rumah Sakit Aloei Saboe Kota Gorontalo. (f. dok)

Hulondalo.id – Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim menginstruksikan kepada Tim Peneliti Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) bersama Dinas Sosial Provinsi Gorontalo untuk mempercepat persiapan pengusulan Prof DR dr Aloei Saboe sebagai Pahlawan Nasional.

“Kita sudah pernah usulkan Aloei Saboe untuk menjadi pahlawan nasional, tetapi terlambat. Olehnya tahun ini, kita usulkan lagi dan tidak boleh lewat dari bulan April, karena sesuai ketentuan di Kementerian Sosial semua usulan dari daerah paling lambat sudah masuk pada bulan April,” pinta Idris.

Pemerintah Provinsi Gorontalo pun akan berupaya untuk mengusulkan nama Aloei Saboe ke Kementerian Sosial RI paling lambat Maret 2021 nanti.

Sementara itu, Ketua TP2GD Nani Tuloli menjelaskan, proses pengusulan Aloei Saboe menjadi Pahlawan Nasional diusulkan bersama oleh masyarakat, pemerintah daerah, serta melibatkan tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan.

TP2GD bersama Dinas Sosial Provinsi Gorontalo pun akan melaksanakan sejumlah kegiatan, di antaranya seminar, testimoni tokoh-tokoh masyarakat Gorontalo, serta pembuatan buka dan biografi Aloei Saboe.

“Paling penting biografi beliau ini harus lengkap. Apalagi Aloei Saboe termasuk pahlawan multidimensional karena beliau sudah berjasa dalam berbagai bidang, baik politik, kesehatan, ilmu pengetahuan dan sosial, bahkan memperoleh pangkat tituler dari ABRI kala itu sehingga pada saat meninggal dunia dikebumikan dengan upacara militer dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata,” kata Nani.

Sebelumnya, Aloei Saboe lahir di Gorontalo pada 11 November 1911. Aloei Saboe merupakan seorang dokter, cendekiawan muslim, akademisi, sekaligus tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia.

Aloei Saboe pun berjuang melawan penjajah Belanda di Gorontalo bersama dengan Pahlawan Nasional Nani Wartabone dan Kusno Danupoyo.

Pada tahun 1958, Aloei Saboe juga ikut terlibat dalam membantu operasi penumpasan PRRI/Permesta di Gorontalo. Aloei Saboe meninggal dunia di Bandung, 31 Agustus 1987, dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.(adv/alex)