Prototipe Mobil Listrik Hemat Energi, Kado Istimewa di Usia 58 Tahun UNG

Prototipe Mobil Listrik Hemat Energi, Kado Istimewa di Usia 58 Tahun UNG

24/09/2021 21:38 0 By Maman

Mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Mesin UNG, bersama prototipe kendaraan listrik yang diklaim hemat energi. (Foto:hms)

Hulondalo.id – Euforia perayaan Dies Natalis ke-58 Universitas Negeri Gorontalo (UNG), banyak memunculkan hal baru yang inovatif.

Mulai dari menghadirkan hal baru yang berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat sesuai core competency masing-masing fakultas, hingga munculnya prototipe mobil listrik hemat energi.

Masih dalam suasana Dies Natalis, mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Mesin UNG, berhasil mempersembahkan prototype kendaraan listrik yang diklaim hemat energi. Dan mereka ternyata, mahasiswa bimbingan Rektor UNG sendiri.

Model awal kendaraan yang menggunakan energi listrik ini, diberi nama Makuta Maleo. Kehadiran prototipe mobil listrik hemat energi tersebut, diapresiasi Rektor UNG, Dr. Eduart Wolok, ST., MT.

“Ini seperti menjadi kado istimewa di Dies Natalis ke-58 UNG, ini adalah inovasi yang lahir dari kerja keras mereka, dan patut kita apresiasi, mereka telah menghadirkan sesuatu yang akan sangat dibutuhkan di masa depan,” ungkap Rektor.

Apa yang dilakukan mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Mesin yang tergabung dalam tim Otanaha ini kata Rektor, diharapkan bisa menjadi pemantik semangat inovasi bagi mahasiswa lainnya di kampus UNG.

“UNG secara institusi akan senantiasa mendukung dan men-support segala bentuk inovasi mahasiswa. Mudah-mudahan ini akan menjadi pemicu bagi mahasiswa lainnya, untuk bisa menghasilkan sesuatu yang baru,” kata Eduart.

Terkaot spesifikasi Mobil Listrik Hemat Energi ini, memiliki perbedaan dengan mobil listrik pada umumnya. Perbedaannya, kata ketua tim Otanaha, Muhamad Alfandi Aris, bisa dilihat dari beberapa aspek.

“Perbedaan mobil ini dengan mobil yang lain dapat dilihat dari beberapa aspek, pertama dari aspek desain body mobil. Bodinya kami desain seaerodinamis mungkin agar, mengurangi gaya hambat udara sehingga dapat mengefisienkan penggunaan energi listrik,” kata Alfandi.

Kemudian material chasis mobil menggunakan aluminium Alloy ukuran 4×6 ketebalan 1.5mm, dan menggunakan jenis chasis ladder frame.

“Penggunaan material alumunium bertujuan untuk mengurangi bobot kendaraan. Karena bobot kendaraan berpengaruh pada konsumsi energi listrik,” jelas mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Teknik UNG angkatan 2018 ini.

Mobil yang digerakkan motor listrik ini, menggunakan energi listrik yang disimpan dalam baterai.

“Baterai yang kami gunakan adalah baterai hasil rancangan kami. Kami menggunakan baterai jenis lithium polimer 3.7V 10A yang kami rancang sesuai dengan kebutuhan motor listrik yang digunakan,” terang Alfandi.

Kata Alfandi, mereka cukup puas dengan pencapaian ini. Meski begitu, mereka akan terus melakukan pengembangan terutama meningkatkan efisiensi penggunaan energi listrik agar, dapat menciptakan mobil listrik terhemat skala nasional hingga internasional.

Selama 4 bulan, terhitung sejak Juni mereka memulai project ini. Mereka mendapat bimbingan langsung dari Rektor UNG dan seorang dosen.

“Kami dibimbing oleh pak Rektor dan pak Idham. Mereka mendorong kami agar bisa menciptakan prototype mobil listrik yang sesuai dengan kreativitas kami,” kata Alfandi.

“Apa yang diciptakan atau dihasilkan adalah untuk menjawab tantangan masa depan. Dan yang terpenting adalah inovasi yang dihasilkan harus tampil jadi nomor satu,” tambahnya.

Tim Otanaha yang diketuai Muhamad Alfandi Aris ini, beranggotakan 4 orang, masing-masing Alvian Ahmad Tane (angkatan 2019), Adrian Ramadhan Alwi (angkatan 2019), Ihsan Mustofa (angkatan 2019) dan Randi S. Mansur. (Inkri)