PTM Terbatas Wajib Patuhi Aturan, Wahyudin: Jangan Lengah, Hindari Kluster Baru

PTM Terbatas Wajib Patuhi Aturan, Wahyudin: Jangan Lengah, Hindari Kluster Baru

22/09/2021 16:41 0 By Maman

Wahyudin Katili

Kepala Dinas Dikbudpora Provinsi Gorontalo, Wahyudin Katili.

Hulondalo.id – Kepala Dinas Dikbudpora Provinsi Gorontalo, Wahyudin Katili mengingatkan kepada pengelola SMA/SMK/SLB agar benar-benar mematuhi aturan pada pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas. Khususnya dan paling penting kata dia, kedisiplinan guru dan siswa pada penerapan protokol kesehatan.

“Ada yang terpantau selama PTMT tahap 1, belajar mengajar melepas masker, seharusnya PTM ini harus kita landasi dengan jiwa konsisten dan disiplin, jika kita lengah dan ada kluster baru, terpaksa sekolah akan ditutup kembali,” ungkap Wahyudin.

Wahyudin juga mengatakan, pada tahap I saat PTM terbatas dibuka, kurang lebih masih sekitar 2% dari jumlah keseluruhan 48.000 siswa yang divaksin. Setelah dievaluasi, capaian vaksinasi selama 2 minggu kemarin meningkat hingga 26%.

Dalam pelaksanaan PTM terbatas ini, siswa yang hadir di sekolah diwajibkan sudah divaksin. Begitu juga guru yang mengajar, sudah divaksin.

“Ini juga yang kemudian memotivasi dan membuat angka vaksinasi naik bagi siswa di Gorontalo secara signifikan,” ujar Wahyudin.

Tahap I PTM terbatas lanjut Wahyudin, jumlah sekolah yang melaksanakannya, 31 sekolah. Kini, tahap II bertambah menjadi 90 sekolah baik itu SMA/SMK di Gorontalo.

“Kami sudah mencantumkan sanksi, akan ditegur dan ditindaklanjuti secara kelembagaan, hingga diskorsing dari proses pembelajaran, jika disengaja,” tegasnya.

Dia menambahkan, PTM terbatas ini akan dilakukan secara bertahap. Maka kata dia, Dikbudpora Provinsi Gorontalo berupaya meminimalisir resiko, memberi rasa aman, baik itu bagi guru, siswa yang tentunya sudah divaksin covid-19. (Inkri)