Pupuk Bersubsidi Sulit Diperoleh, Komisi II DPRD Kabupaten Blitar Gelar RDP

Pupuk Bersubsidi Sulit Diperoleh, Komisi II DPRD Kabupaten Blitar Gelar RDP

02/10/2020 00:08 0 By Maman

Komisi II DPRD Kabupaten Blitar menggelar RDP terkait keluhan petani terhadap kelangkaan pupuk bersubsidi. (foto:istimewa)

Hulondalo.id – Komisi II DPRD Kabupaten Blitar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), menindak lanjuti aduan juga keluhan petani dari Blitar Selatan, mendapatkan pupuk bersubsidi. Apalagi, kondisi ini biasanya terjadi dibulan Agustus hingga Desember disetiap tahun.

Bertempat di ruang rapat Komisi II DPRD Kabupaten Blitar, RDP dipimpin Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Blitar, Idris Marbawi mendengarkan langsung keluhan para petani yang melalui Gapoktan Blitar Selatan. Ketua Gapoktan Blitar Selatan, Supran mengatakan, kelangkaan yang terjadi berulang-ulang di bulan Agustus hingga Desember ini, membuat petani kesal.

“Pengurangan jumlah pupuk bersubsidi membuat petani merugi dalam ongkos produksi, padahal bulan Agustus hingga Desember merupakan waktu tanam yang baik di wilayah Blitar Selatan,” kata Supran.

“Data yang diperoleh, 200 ton pupuk bersubsidi direlokasi ke wilayah utara, tanpa sepengetahuan mantri pupuk, belum lagi keberadaan kartu tani yang tidak dapat digunakan,” tambahnya.

Terhadap hal itu kata Idris, RDP yang digelar ini juga mengundang pihak terkait seperti, Dinas Perindustrian, Dinas Pertanian, BNI 46, dan distributor pupuk. Idris juga mengatakan, RDP ini diupayakan bisa mengakhiri permasalahan yang terjadi agar tidak terulang lagi ditahun mendatang.

“Sistem distribusi pupuk bersubsidi akan ditata ulang, distributor juga berterima kasih atas masukan para petani, agar ini tidak terulang lagi,” ungkap Idris.

Idris juga berharap, kedepan produksi sektor pertanian agar lebih ditingkatkan. Sementara itu, terkait kartu tani kata Idris, OPD terkait masih akan menelusuri pokok permasalahannya, dan segera menyampaikan hasilnya. (Anang/Adv)