RAPBD Kota Blitar Tahun 2021 Diajukan, Fokus Pemulihan Ekonomi

RAPBD Kota Blitar Tahun 2021 Diajukan, Fokus Pemulihan Ekonomi

16/11/2020 19:51 0 By Maman

Paripurna APBD Kota Blitar

Pjs Walikota Blitar, Jumadi menyampaikan sambutan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Blitar. (foto:istimewa)

Hulondalo.id – RAPBD Kota Blitar Tahun 2021, ditetapkan DPRD Kota Blitar dalam Rapat Paripurna, Senin (16/11/2020). Dihadapan para wakil rakyat, Pjs Walikota Blitar, Jumadi mengapresiasi masukkan dari fraksi-fraksi, dan siap mengakomodir semua masukan, demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Blitar.

“Setelah diadakan evaluasi terhadap perencanaan dan realisasi penerimaan pendapatan, perlu adanya penyesuaian penerimaan pendapatan, baik dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pendapatan Asli Daerah pada Perubahan APBD tahun anggaran 2020. Sehingga terdapat pengurangan maupun penambahan di masing-masing pos pendapatan,” kata Jumadi.

Fokus penggunaan anggaran kata dia, yakni, penelitian dan pengembangan inovasi daerah dalam pengembangan pariwisata, pengembangan pusat perbelanjaan dan jasa unggulan pengembangan kewirausahaan, optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi.

“Kemudian, pengembangan teknologi tepat guna serta peningkatan usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM, dan peningkatan industri kecil menengah, sebagai upaya Pemkot Blitar dalam pemulihan ekonomi selama pandami dan pasca pandemi covid-19,” ungkap Jumadi.

Ditemui usai sidang paripurna, Jumadi juga menyampaikan apresiasi atas masukkan fraksi-fraksi, dan siap mengakomodir semua masukan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kota Blitar.

“Terutama pembangunan dibidang sosial dan ekonomi yang terpuruk akibat pandemi Covid-19. Total dari anggaran belanja sebesar Rp 960 Miliar ini, difokuskan kepada pembangunan sektor riil untuk memulihkan kondisi ekonomi saat ini,” ujarnya.

“Persetujuan RAPBD 2021 yang devisit tersebut akan ditutup dari Silpa sebesar Rp 75 Miliar, diperkirakan ini menjadi kontruksi pokok dari RAPBD 2021 yang baru saja disetujui oleh Sidang Paripurna ini,” tambahnya.

Jumadi berharap, sinergitas seluruh komponen di Pemerintah Kota Blitar dan dengan perencanaan dan penggunaan anggaran yang tepat sasaran, maka pemulihan ekonomi masyarakat Kota Blitar menuju kota smart city cepat terealisasi.

Selain menetapkan APBD Kota Blitar Tahun 2021, DPRD Kota Blitar juga menetapkan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2021. Total ada 11 raperda yang akan dibahas ditahun 2021 mendatang masing-masing, 3 perda reguler, 2 perda review, 5 perda baru dan 1 dampak Pemilukada dan Perda RPJMD 2021-2025.

“Semua OPD diminta menyiapkan kontruksi data untuk analisis, memperkaya subtansi dari 11 perda tersebut,” pungkas Jumadi. (Anang/Hms/adv)