Rapid Tes Kemahalan, New Normal Lebih Berat dari PSBB

Rapid Tes Kemahalan, New Normal Lebih Berat dari PSBB

16/06/2020 15:56 0 By admin

Hulondalo.id – Yang mau melakukan perjalanan ke luar Provinsi Gorontalo di masa pandemi seperti ini, harus pikir pikir lagi. Pasalnya dengan pemberlakuan new normal atau normal baru, jangankan untuk masuk, untuk keluar Gorontalo saja warga harus menyediakan uang tidak sedikit. Bukan karena ongkos perjalanan, tapi biaya rapid test yang tergolong mahal.

Tapi kan ada alat rapid milik pemerintah? ya, alat rapid testnya memang ada, tapi tidak untuk mereka yang akan melakukan perjalanan. Kalau mau, maka boleh menempuh jalur mandiri. Iya kalau keluar daerahnya sendiri, tapi kalau rombongan, maka ongkosnya akan berlipat lipat.

di Gorontalo sendiri, rata rata fasilitas kesehatan milik pemerintah belum menyiapkan skenario untuk rapid test mandiri, guna kebutuhan pengurusan surat keterangan sehat.

Ada beberapa fasilitas kesehatan swasta yang menyediakan rapid, tapi masyarakat harus merogoh kantong dalam dalam. Karena sekali rapid harus bayar Rp500 ribu sampai Rp1 juta, begitu informasi yang diperoleh redaksi.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie sendiri mengakui, syarat untuk perjalanan antar provinsi yang diberlakukan saat penerapan new normal, jauh lebih berat ketimbang saat pemberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Gorontalo Sumarwoto menjelaskan, saat ini untuk pelaksanaan rapid test yang dilakukan Pemerintah Provinsi Gorontalo masih digunakan untuk keperluan tracking kontak, itupun jumlahnya terbatas.

“pihaknya tidak mungkin melakukan rapid test bagi semua orang yang melakukan perjalanan,” ungkap Sumarwoto, Senin (15/6/2020) saat Konferensi pers di Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo.

Sumarwoto justru menyarankan, warga yang ingin melakukan perjalanan ke laur Gorontalo, untuk bisa mengurus rapid test nya di fasilitas kesehatan yang terpercaya milik swasta. (rinto)