Ratusan Penyelenggara Pilkada Tolitoli Jalani Rapid Test Massal

Ratusan Penyelenggara Pilkada Tolitoli Jalani Rapid Test Massal

10/07/2020 00:19 0 By Maman

Rapid test secara massal digelar KPU Tolitoli terhadap seluruh penyelenggara Pilkada Tolitoli tahun 2020. (foto:istimewa)

Hulondalo.id (Tolitoli) – Ratusan penyelenggara Pilkada Tolitoli tahun 2020, menjalani rapid test secara massal. Rapid test dilakukan KPU Tolitoli kerja sama dengan Dinas Kesehatan Tolitoli.

Rapid tes digelar Kamis (9/7/2020), untuk memenuhi disiplin protokol kesehatan. 419 penyelenggara tersebut mulai dari komisioner KPU Tolitoli, staf Sekretariat dan tenaga tekhnis pendukung KPU Tolitoli. Rapid test juga dijalani anggota PPK, PPS, PPDP dari Kecamatan Galang dan Baolan.

“Ini perintah langsung dari KPU pusat, agar semua badan adhoc bebas dari Covid-19 guna menjaga keselamatan masyarakat yang nantinya akan melakukan pemilihan,” kata Komisioner KPU Alisman Dg. Mario.

Jika ada diantara komisioner KPU, anggota PPK dan PPS hasil rapidnya reaktif, maka tidak akan diperkenankan masuk kerja hingga batas yang ditentukan oleh pihak yang berkompeten. Sedangkan untuk anggota PPDP, jika hasil rapidnya reaktif, maka akan diberhentikan. Pengusulan anggota baru akan dilakukan.

Alisman juga mengatakan, rapid test akan dilakukan selama 3 hari, mulai tanggal 9 Juli hingga 11 Juli 2020. Dihari pertama Kamis (9/7/2020), rapid test diikuti dua kecamatan, masing-masing Kecamatan Galang dan Kecamatan Baolan.

“Keseluruhan yang ikut rapid ini 419 orang, rinciannya, komisioner 5 orang, staf sekretariat 25 orang, tenaga tehnis pendukung 15 orang, anggota PPK 10 orang, sekretariat PPK 6 orang, anggota PPS 72 orang, sekretariat PPS 72 orang dan PPDP 213 orang,” ungkap Alisman.

Untuk 8 kecamatan lainnya, dikembalikan kepada wilayah masing-masing untuk pelaksanaannya. Terpenting kata dia, rapid test tersebut dapat menghindari kerumunan orang banyak.

“Rapid test ini juga upaya untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara pilkada tahun ini ditengah pandemi Covid-19, rasa aman dan percaya bahwa seluruh adhoc bebas dari Covid-19,” ujar Alisman.

Nantinya juga kata dia, seluruh PPDP yang bertugas TPS, akan memakai APD lengkap standar kesehatan, demi kelancaran pemungutan suara. (Andis/Adv)