Reaktif Covid-19, Dua Bocah dan Keluarganya Dilarang Melintas Perbatasan Gorontalo

Reaktif Covid-19, Dua Bocah dan Keluarganya Dilarang Melintas Perbatasan Gorontalo

27/05/2020 01:22 0 By admin

Suasana perbatasan Gorontalo-Sulut di Gorontalo Utara, Selasa (26/5/2020), malam. (f.jeff)

Hulondalo.id – Niat hati untuk menjenguk orang tua yang sakit, serta melayat mertua yang meninggal di Gorontalo, terpaksa diurungkan karena diminta petugas perbatasan untuk putar balik. Pasalnya, ada tiga orang yang terkonfirmasi reaktif covid-19, Selasa (26/5/2020).

Laporan reporter hulondalo.id di perbatasan, saat itu sekitar pukul 20.00 Wita, datang satu mobil minibus dengan 4 orang penumpang asal Sulut, meminta izin untuk melintas di perbatasan, dengan alasan melayat mertuanya yang meninggal di Batudaa, Kabupaten Gorontalo.

Tak berselang lama, datang lagi satu keluarga, suami, istri dan satu anak laki laki yang masih berusia 5 tahun menggunakan sepeda motor. Izin melintas dengan alasan, menjenguk orang tuanya yang sakit.

Awalnya, petugas akan mengizinkan orang orang itu untuk melintas masuk di perbatasan. Namun, sebelum itu, mereka harus melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan, salah satunya rapid test.

“Dari hasil pemeriksaan ke 7 orang itu, tiga orang dinyatakan reaktif, selanjutnya kita serahkan ke aparat yang mengambil kebijakan,” kata Jamaludin Lamaka Petugas Laboratorium Puskes Atinggola.

3 orang yang dinyatakan reaktif covid-19 itu yakni, sopir minibus MP (43) dan seorang anak laki laki FT (10). Sedangkan satunya lagi IL (5), anak dari pengendara motor.

Dengan sangat terpaksa, mereka pun diminta putar balik. Salah seorang petugas dari Brimob Polda Gorontalo Brigpol Arianto, coba memberikan penjelasan dan meminta para pemudik yang reaktif covid-19 itu putar balik.

berikut videonya: (jeff)