Realisasi Fisik-Keuangan Triwulan III Pemprov Gorontalo Lampaui Target

Realisasi Fisik-Keuangan Triwulan III Pemprov Gorontalo Lampaui Target

16/10/2020 21:47 0 By Alex

Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim saat memberikan arahan pada Rekorev Realisasi Fisik dan Anggaran Triwulan III, Jumat (16/10/2020).

Hulondalo.id – Realisasi fisik dan keuangan Pemerintah Provinsi Gorontalo Triwulan III 2020 kembali melampaui target.

Sesuai laporan Biro Pengendalian Pembangunan dan Ekonomi (P2E) Setda Provinsi Gorontalo, realisasi fisik telah mencapai 74,93% dari target sebesar 64,68%. Sementara serapan anggaran atau realisasi keuangan mencapai 63,18% dari target 59%.

Bahkan jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, realisasi fisik dan keuangan Triwulan III tahun ini lebih tinggi. Tercatat pada triwulan III tahun 2019, fisik terealisasi 71,89%, sementara keuangan terealisasi 61,34%.

“Meskipun di tengah pandemi Covid-19, namun realisasi kita tetap terpacu,” ungkap Kepala Biro P2E, Sagita Wartabone, pada Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Triwulan III tahun 2020 secara virtual, Jumat (16/10/2020).

Sementara jika dirinci dari 33 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Gorontalo, 24 OPD di antaranya telah melampaui target fisik dan keuangan pada Triwulan III Tahun 2020.

Sedangkan 5 OPD telah mencapai realisasi fisik namun realisasi keuangan masih rendah, serta 4 OPD yang realisasi fisik dan keuangan masih di bawah target.

Untuk hasil e-Monep untuk kabupaten/kota se Provinsi Gorontalo, realisasi fisik tertinggi dicapai oleh Kabupaten Bone Bolango 69,20% dan realisasi keuangan tertinggi dicapai oleh Kota Gorontalo sebesar 59,06%.

Sementara 2 kabupaten yang capaiannya masih rendah ditempati oleh Kabupaten Gorontalo dengan realisasi fisik 30,17% dan keuangan 25,85%, serta Kabupaten Gorontalo Utara dengan realisasi fisik 25,65% dan keuangan 32,45%.

“Bagi OPD Provinsi Gorontalo dan kabupaten yang realisasinya masih rendah harus segera dipacu mengingat saat ini kita akan memasuki triwulan IV,” ujar Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim memberikan arahan.

Idris berharap, pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan evaluasi atas pelaksanaan program kegiatan pembangunan agar sesuai dengan sasaran yang ditargetkan pada RPJMD masing-masing daerah.

Idris juga mengingatkan OPD provinsi dan kabupaten/kota untuk melakukan evaluasi internal untuk memformulasikan kembali jika ada program kegiatan yang tidak sesuai target.

“Program kegiatan harus lebih fokus pada tujuan RKPD dan RPJMD sehingga pelaksanaan pembangunan benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.(adv/alex)