Realisasi Masih Rendah, Menkes Minta Lansia Prioritas Vaksinasi

Realisasi Masih Rendah, Menkes Minta Lansia Prioritas Vaksinasi

29/03/2021 21:11 0 By Alex

Lansia Vaksinasi

Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim saat mengikuti rapat rutin monitoring dan evaluasi vaksinasi nasional secara virtual yang dipimpin oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin, Senin (29/3/2021). (F. Haris)

Hulondalo.id – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menginstruksikan seluruh pemerintah daerah memprioritaskan para lanjut usia (lansia) dan guru untuk memperoleh vaksinasi Covid-19.

“Mohon diprioritaskan lansia dan guru. Lansia ini paling tinggi wafatnya dan rentan terhadap Covid-19,” tegas Menkes Budi saat rapat rutin monitoring dan evaluasi pelaksanaan vaksinasi secara Nasional secara virtual, Senin (29/3/2021).

Menkes meminta agar para kepala daerah memprioritaskan vaksinasi kepada lansia. Pasalnya realisasi penyuntikan vaksin Covid-19 kepada kelompok lansia masih sangat rendah, yakni di bawah 2 juta orang.

Padahal pemerintah menargetkan sebanyak 21,6 juta lansia telah memperoleh vaksin hingga bulan Juni 2021 yang dilaksanakan bersamaan dengan vaksinasi bagi pejabat publik.

Menkes juga menjelaskan 4 faktor yang mempengaruhi rendahnya vaksinasi bagi para lansia. Pertama, rasa takut para lansia yang masih memiliki kekhawatiran tentang keamanan vaksin karena keterbatasan edukasi dan sosialisasi.

Kedua, keterbatasan akses informasi dan teknologi untuk mendaftar program vaksinasi serta belum memiliki pengetahuan yang cukup mengenai penjadwalan.

Ketiga, keterbatasan akses transportasi di mana para lansia memiliki keterbatasan fisik untuk datang ke lokasi vaksinasi dan hanya mengharapkan bantuan anak dan keluarga lainnya yang juga memiliki keterbatasan waktu utamanya pada hari kerja.

Dan faktor terakhir adalah keterbatasan ekonomi.

“Lansia ini kalah bersaing dengan pejabat publik karena mereka pasif, sehingga itu tolong dibantu mereka untuk memperoleh prioritas penyuntikan vaksin,” tandas Budi.

Pada rapat tersebut turut diikuti Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Yana Yanti Suleman.(adv/alex)