Refocusing Anggaran, Kajari Blitar Ajak Media dan LSM Ikut Awasi

Refocusing Anggaran, Kajari Blitar Ajak Media dan LSM Ikut Awasi

17/04/2020 00:12 0 By Maman

Kepala Kejaksaan Negeri Blitar Bangkit Sormin, SH, MH.

Hulondalo.id (Blitar) – Refocusing anggaran untuk penanganan corona atau covid-19, di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, mencapai Rp. 389 Milyar. Kepala Kejari Blitar, Bangkit Sormin, SH, MH, pun mengingatkan, agar pihak terkait untuk tidak main-main dengan anggaran itu.

Bangkit mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan skema khusus, untuk pengawasan serta mengantisipasi jika terjadi penyalahgunaan anggaran. Salah satunya, siap mengajukan tuntutan hukum lebih berat.

Dirinya pun tak ragu menggandeng stake holder, seperti media maupun LSM, untuk ikut mengawasi pemanfaatan anggaran untuk penanganan covid-19 di Blitar.

“Berdasarkan undang-undang korupsi menyatakan, pelaku korupsi dana bencana bisa dituntut jauh lebih tinggi dibanding dengan kondisi normal. Maka kami minta semua pihak tertib, disiplin dan tidak main-main dalam menggunakan dana bencana Covid-19 ini,” tegas Bangkit.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Blitar Khusna Lindarti S.Sos.MM, menjelaskan, sejatinya, Pemkab Blitar sudah menyiapkan anggaran senilai Rp. 208 miliar untuk penanganan Covid-19.

Anggaran itu berasal dari hasil refocusing tahap 1, serta relokasi anggaran yang bersumber dari APBN, APBD, serta lain lain termasuk DAK 2020, yang nilainya mencapai 30 persen.

Nantinya, anggaran tersebut akan diperuntukkan bagi 2 bidang. Pertama untuk kesehatan, seperti pengadaan, alat pendukung tenaga medis, serta sarana prasarana disinfektan, handsanitizer, dan lainnya.

Kedua, anggaran itu juga akan dimanfaatkan untuk bantuan sosial untul warga, yang terkena dampak ekonomi dari pandemi corona, seperti warga miskin, pelaku usaha hingga pekerja non formal. (SA/Adv)