Regional Meeting Wujudkan Revitalisasi Kawasan Teluk Tomini

Regional Meeting Wujudkan Revitalisasi Kawasan Teluk Tomini

12/06/2021 16:51 0 By Maman

Pembukaan Regional Meeting Teluk Tomini UNG

Acara pembukaan Regional Meeting Kawasan Teluk Tomini dan Maluku Utara di TC Damhil UNG. (foto:hms)

Hulondalo.id – Regional meeting, merupakan wujud keseriusan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) bersama Kementerian Desa–PDTT dan Pemerintah Daerah kawasan Teluk Tomini-Maluku Utara, dalam upaya revitalisasi kawasan Teluk Tomini untuk peningkatan kesejahteraan ekonomi dan investasi perdesaan.

Kegiatan yang dilaksanakan Sabtu (12/6/2021) di TC Damhil UNG ini, dibuka Wakil Ketua DPR-RI Muhaimin Iskandar, dan dihadiri Menteri Desa–PDTT Abdul Halim Iskandar, Rektor UNG, Eduart Wolok, perwakilan Gubernur Sulawesi Utara, Gubernur Gorontalo, Gubernur Sulawesi Tengah, Gubernur Maluku Utara serta Bupati/Walikota di wilayah Teluk Tomini.

Rektor UNG mengatakan, Regional Meeting bentuk tindak lanjut surat penunjukan Menter Desa–PDTT kepada UNG dalam rangka mengembangkan dan mewujudkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Berbasis Perdesaan, untuk wilayah Teluk Tomini – Maluku Utara.

“Apabila program ini bisa ditindaklanjuti bersama dengan mewujudkan KEK berbasis perdesaan, maka program ini akan menjadi yang pertama dilaksanakan di Indonesia,” ungkap Rektor.

Menteri Desa – PDTT, Abdul Halim Iskandar dalam sambutannya menuturkan, pembangunan perdesaan tidak dapat dilakukan secara sendiri oleh Kemendes–PDTT. Namun kata Menteri, membutuhkan dukungan dari pihak lainnya baik itu Pemerintah Daerah, Pemerintahan Desa itu sendiri serta dukungan dari Institusi Pendidikan Tinggi sebagai pusat berkembangnya kajian akademik.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR-RI Muhaimin Iskandar saat membuka kegiatan mengatakan, regional meeting sangatlah penting dan strategis, sebagai sebuah pijakan pembangunan daerah, khususnya perdesaan yang lebih terarah, tepat dalam mencapai sasaran dan tujuan pembangunan.

“KEK merupakan cara mempercepat pembangunan ekonomi nasional melalui penyiapan kawasan yang memiliki keunggulan ekonomi dan geostrategic. Diharapkan dengan KEK berbasis perdesaan, upaya pembangunan ekonomi Nasional dapat dilakukan melalui peningkatan kesejahteraan Masyarakat Desa,” harap Muhaimin. (Inkri/Adv)