Rekom Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Kontraktor Komit Bongkar Ulang Proyeknya

Rekom Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Kontraktor Komit Bongkar Ulang Proyeknya

11/11/2020 12:41 0 By Maman

Sidak Komisi III

Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Panoto memimpin sidak ke beberapa proyek fisik di beberapa kecamatan. (foto:istimewa)

Hulondalo.id – Rekomendasi Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, dijalankan oleh kontraktor pekerjaan proyek saluran (irigasi) di Desa Selopuro, Kecamatan Selopuro. Rabu (11/11/2020), proyek tersebut sudah mulai dibongkar, karena disinyalir tidak sesui dengan bestek.

Sebelumnya, proyek tersebut menjadi temuan dalam agenda sidak Komisi III DPRD Kabupaten Blitar. Staf pelaksana kontraktor, Arif ditemui awak media mengatakan, pembongkaran dilakukan atas peringatan Komisi III DPRD Kabupaten Blitar.

“Kami berkomitmen atas segala hal yang dilapangan, pekerjaan saluran di Selopuro akan kami perbaiki, sesuai rekomendasi Komisi III, termasuk pekerjaan di Desa Purworejo, kami sudah perintahkan pekerja untuk mulai bongkar,” ungkapnya.

Sementara itu Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Panoto mengatakan, sidak yang dilakukan sesuai tupoksi di Komisi III yang membidangi hal itu. Panoto juga mengingatkan semua kontraktor, agar komitmen dengan kontraknya. Dengan mengutamakn mutu dan kualitas pekerjaan.

Panoto juga mengatakan, tahapan pekerjaan proyek sebelum dilakukan tender, akan ditelusuri olehnya. Baik itu pada tahapan perencanaan, pengawasan, detail gambar kata Panoto, semua harus jelas. Termasuk rumusan harga satuan pekerjaan, kalau ada salah satu hal saja kurang bagus maka itu akan ikut mempengaruhi juga.

“Maka dari itu kita tidak bisa langsung memvonis ini karena human error, misalnya kontraktor yang salah, atau dinasnya, ini saling mengkait, kami ingin mengurai dan mengevaluasinya,” tegas Panoto.

Komisi III DPRD Kabupaten Blitar kata Panoto lagi, berrencana akan memanggil para pihak terkait, guna penyelesaian masalah. Panoto berharap, bisa mendapatkan input yang akurat baik dari OPD, konsultan perencanaan tehnik, konsultan pengawas serta pihak yang terkait dalam hal tersebut. (Anang/Adv)