Resmi Dibuka, Pelajari Hal Menarik Tentang Ekonomi Syariah di FESyar KTI 2021

Resmi Dibuka, Pelajari Hal Menarik Tentang Ekonomi Syariah di FESyar KTI 2021

27/07/2021 18:35 0 By Syakir

Pembukaan FESyar KTI 2021 ditandai pemukulan alat musik tradisional Polopalo oleh Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel,  akil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim,
Anggota Dewan Gubernur, Doni P. Joewono; dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Gorontalo, Budi Widihartanto, Selasa (27/7/2021).

Hulondalo.id – Meski digelar secara virtual, FESyar KTI 2021 resmi dibuka, Selasa (27/7/2021). Sejumlah kegiatan menarik akan dihelat dalam festival yang rencana berlangsung mulai 27 Juli hingga 3 Agustus 2021.

Dalam laporannnya sebagai Ketua Panitia Festival Ekonomi Syariah Kawasan Indonesia Timur (FESyar KTI), Kepala Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo, Widihartanto mengungkap, peran pentiung ekonomi dan keuangan syariah, dalam menjaga ekonomi di masa pandemi covid-19.

Lihat saja, di tahun 2020 saat ekonomi nasional terkontraksi sebesar -2,07% (yoy) akibat pandemi covid-19, ekonomi syariah dalam kerangka halal value chain hanya berada pada kisaran -1.27% (yoy).

Sektor prioritas Halal Value Chain tersebut meliputi, sektor pertanian, sektor makanan halal, fesyen muslim, dan sektor pariwisata ramah muslim.

“Sebuah kehormatan bagi kami menjadi tuan rumah dan penyelenggara FESyar KTI 2021,” ungkap Kepala Perwakilan Bank Indonesia Gorontalo, Budi Widihartanto.

Kegiatan FESyar KTI sendiri merupakan agenda tahunan Bank Indonesia itu, sebagai kegiatan menuju Indonesia Sharia Economic Festival ke-8. Kali ini mengusung tema “Bersinergi Membangun Ekonomi dan Keuangan Syariah untuk Memperkuat Momentum Pemulihan Ekonomi Melalui Keunggulan Sumber Daya Regional”.

Masih kata Budi Widihartanto, FESyar KTI 2021 merupakan wujud itikad dan ikhtiar dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah agar dapat dilakukan serentak di seluruh Indonesia, terutama di kawasan timur.

Oleh karena itu, beberapa kegiatan dalam FESyar KTI 2021 baik dalam kegiatan Shari’a Economic Forum, Shari’a fair mengusung topik tentang halal food, fashion, dan tourism.

Dalam FESyar KTI 2021 juga akan menggelar beberapa webinar dengan topik menarik. Diantaranya, Gerakan Sadar Wakaf, Perkembangaan Pembiayaan Syariah di KawasanTimur Indonesia, hingga talkshow tentang fesyen muslim dengan tema Karawo Modest Fashion serta Tabligh Akbar dan Gerakan Ekonomi Masjid.

Selain itu, Kantor Perwakilan lainnya di wilayah KTI juga menyelenggarakan berbagai kegiatan yang mengusung topik-topik menarik seperti inovasi bisnis halal, ZISWAF, sertifikasi halal, dan program peningkatan literasi ekonomi dan keuangan syariah.

Kegiatan ini melibatkan 19 Provinsi di KTI sudah termasuk Kalimantan, Sulawesi, Bali-Nusra, Papua. Dan akan dihadiri unsur pemerintah/Forkopimda, Instansi Vertikal, Tokoh Masyarakat, Pimpinan Ponpes, Akademisi, Perbankan, Asosiasi, Penggiat Ekonomi Syariah, Pelajar dan Santri dalam berbagai bentuk kegiatan seperti, webinar, talkshow dan tabligh akbar yang dilakukan secara virtual, dengan jumlah peserta mencapai 1.300 orang.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Ketua DPR RI, Dr. Rachmat Gobel; Wakil Gubernur Gorontalo, Dr. Drs. H. Idris Rahim, MM.; Anggota Dewan Gubernur, Doni P. Joewono; dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Gorontalo, Budi Widihartanto dengan prosesi pemukulan polopalo. (*)