RKP Serahkan 85 Paket Sembako untuk Korban Banjir Bandang di Mamungaa Timur 

RKP Serahkan 85 Paket Sembako untuk Korban Banjir Bandang di Mamungaa Timur 

22/09/2021 18:53 0 By Syakir

Persiapan penyaluran bantuan paket sembako oleh RKP Gorontalo, ke masyarakat Mamungaa TImur, Bone Bolango.

Hulondalo.id – Rumah Kami Peduli (RKP) Gorontalo menyalurkan bantuan berupa sembako kepada masyarakat terlanda banjir di Desa Mamungaa Timur, Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bonebolango, Sabtu (9/19/2021).

Direktur Utama RKP Gorontalo, Rifaldi Halang, menyampaikan bantuan sembako yang di berikan tersebut bekerjasama antara bersama Yayasan Benihbaik Indonesia dan OCBC.

“Alhamdulillah, bantuan yang di salurkan sebanyak 85 paket terdiri dari beras, minyak kelapa, gula putih, kopi dan teh.. Kami yang menyalurkan ada 10 orang relawan, dan waktu yang ditempuh dari kota Gorontalo menuju ke lokasi sekitar 2 jam lebih,” tuturnya.

Kata Rifal, bantuan sembako yang diberikan untuk mengingat setahun musibah banjir bandar yang menimpa masyarakat Bonebolango yang berada di desa Mamungaa Timur.

“Jadi bantuan ini dari donator benihbaik.com dan OCBC Bank, untuk mengingat setahun musibah banjir bandang yang melanda masyarakat Mamungaa Timur pada tanggal 7 September 2020,” tandasnya selaku koordinator bantuan itu.
Disamping itu, Seorang Masyarakat Terdampak Banjir Bandang Mamungaa Timur, Muhammad Hulalata,

mengungkapkan bantuan yang diberikan mampu menyentuh masyarakat sebab mengingatkan musibah banjir bandang yang menghancurkan puluhan rumah.

“Saya sebagai masyarakat desa Mamungaa Timur sangat berterimakasih dan besyukur sekali, dari donator telah sudi memberikan kami bantuan. Insya Allah berkah bagi kami masyarakat yang menerima paket,” terangnya.

Disamping itu, dirinya berharap, ada perhatian lebih dari pemerintah di kecamatan maupun kabupaten untuk melakukan penanganan banjir di desa tersebut. Sebab, setiap kali turun hujan dengan intensitas yang tinggi pasti air di sungai meluap masuk kedalam rumah masyarakat, dan membuat masyarakat khawatir terjadi banjir yang besar.

“Bantuan ini sangat menyentuh kami masyarakat terdampak banjir bandang. Kami masyarakat Mamungaa Timur Ketika ada musim hujan deras dan lama selalu mengungsi, karena luapan air sungai sering mengancam pemukiman warga,” pungkas Ketua BPD itu. (Rifal)