Rosita Pernah Berjanji Tak Akan Lagi ke Salon, Begini Sosok Tersangka di Mata Mertua

Rosita Pernah Berjanji Tak Akan Lagi ke Salon, Begini Sosok Tersangka di Mata Mertua

17/10/2019 12:40 0 By Alex

Tersangka OT saat rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Rosita Hulalata, yang tak lain adalah isterinya sendiri.

Hulondalo.id – Polres Gorontalo Kota baru saja melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Rosita Hulalata, yang diduga dilakukan oleh suaminya sendiri berinisial OT, Kamis (17/10/2019).

Dari 22 adegan yang terungkap pada rekonstruksi, ada sejumlah fakta yang terungkap sebelum peristiwa berdarah yang terjadi awal Oktober itu.

Sebelumnya diketahui, OT yang berprofesi sebagai penambang ini diketahui sudah beristeri. Bahkan dari pernikahan lamanya itu, OT sudah dikaruniai seorang anak.

Namun sejak menjadi langganan di salon Santi dan menjalin hubungan serius dengan Rosita, OT berani meninggalkan isteri dan anaknya karena sudah dimabuk cinta.

Namun, sebelum mereka OT dan Rosita menjadi pasangan suami isteri, almarhumah yang sudah dimakamkan di kampung halamannya di Bolmong Utara (Bolmut) itu pernah berjanji kepada suami ketiganya itu.

“Jadi sebelum mereka menikah, korban sendiri yang memberi tahu dirinya akan berubah, tidak akan kembali (bekerja) di salon. Jadi bukan (suaminya yang) melarang, itu pengakuan korban kepada tersangka,” ucap Wakapolres Gorontalo Kota, Kompol Zulkarnain SIK, menirukan pengakuan tersangka setelah diinterogasi polisi, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Rahma Rubaya, ibu korban, yang ikut melihat jalannya rekonstruksi kasus pembunuhan Rosita tidak terima dengan perlakuan OT. Dia tidak kuasa membendung air matanya saat menyaksikan perlakuan sadis terhadap anak perempuannya.

Rahma Rubaya (kanan/jilbab biru) saat usai melihat langsung proses rekonstruksi kasus pembunuhan Rosita Hulalata, anak kandungnya di jalan Piola Isa, Kelurahan Wongkaditi Barat, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo, Kamis (17/10/2019)

Bahkan, salah seorang keluarga korban, Hasan Lumola yang mendampingi Rahma Rubaya menegaskan bahwa perbuatan tersangka OT tidak dapat dimaafkan.

“Kami sangat tidak ridha perbuatannya yang begitu sadis. Kalau pun dia divonis 20 tahun penjara, kami tidak akan ridha. Kami inginkan dia dihukum seberat-beratnya,” serunya.

Hasan mengatakan, sejak awal pihak keluarga sudah memiliki firasat buruk terhadap tersangka. Pasalnya setiap tersangka datang ke kampung halaman Rosita di Bolmong Utara (Bolmut), OT sering membawa barang tajam.

“Tiap datang ke Bolmut bersama Rosita, dia ini selalu bawa barang tajam. Makanya kami sekeluarga tidak setuju dengan pernikahan mereka, apalagi laki-laki ini sudah beristri,” timpalnya.

Sementara itu, pemilik Santi Salon, Santi Pakili mengutarakan, Rosita Hulalata sejak menikah dengan OT memang sudah bukan karyawannya lagi. Kedatangannya ke Salon itu hanya sekedar untuk bersilaturahmi dengannya.

“So lama dia bukan karyawan saya, dia pernah datang ke saya hanya bilang kalau dia akan menikah dengan pelanggannya dulu waktu ia bekerja di sini,” ujar Santi.

Di mata Santi, Rosita anak penurut, tidak banyak bicara akan masalah yang dia hadapi. Bahkan pada saat kejadian nahas itu, Rosita hanya mengurung diri di dalam kamar.

“Dia cuma datang pasiar, dia tidak cerita kalau dia ini ada masalah dengan suaminya. Karena orangnya memang seperti itu,” tambahnya.

Sejak kejadian yang menimpa di tempat usahanya itu Santi masih merasa trauma dan masih belum membuka kembali tempat usahanya yang sudah dirintis sejak lama itu.(Jeff)