Rp 247 Triliun Nganggur di Kas Daerah, Gorontalo Masuk 4 Besar Belanja Tertinggi

Rp 247 Triliun Nganggur di Kas Daerah, Gorontalo Masuk 4 Besar Belanja Tertinggi

15/12/2020 21:57 0 By Alex

Gubernur Gorontalo

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat mengikuti rapat virtual evaluasi serapan anggaran bersama Kementerian Dalam Negeri, Selasa (15/12/2020).(F. Dzakir/BPPG)

Hulondalo.id – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengevaluasi realisasi belanja pemerintah daerah. Tercatat hingga 10 Desember 2020, Rp 247 Triliun yang masih nganggur dan mengendap di rekening kas daerah alias belum dibelanjakan. Padahal, waktu yang tersisa untuk realisasi belanja tinggal 10 hari lagi.

“Masih ada Rp 249 Triliun yang perlu dikejar dari kacamata belanja untuk bisa memenuhi target 100%. Realisasi rata-rata di tingkat provinsi ada di angka 75,4% dan kabupaten/kota 69,81%,” sesal Direktur Jenderal Keuangan Daerah, Kemendagri, Mochamad Adrian saat pertemuan virtual bersama para gubernur dan bupati/walikota, Selasa (15/12/2020).

Sementara untuk realisasi pendapatan pemerintah daerah yang dinilai sudah cukup tinggi. Hingga tanggal 10 Desember 2020, tercatat realisasi pendapatan ada di angka 88,20% secara agregat, masing-masing realisasi di tingkat provinsi rata-rata 92,14% dan kabupaten/kota 86,54%.

Sementara itu, data Kemendagri menyebut ada 4 provinsi yang rata-rata realisasi belanjanya di atas Nasional yang sudah terealisasi 82,97%. Masing-masing Bangka Belitung 89,11%, Sumatera Barat 85,30%, Jawa Tengah 84,73% dan Gorontalo 84,25%.

Secara terpisah, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie pun meyakini target pendapatan dan belanja masih bisa dikejar di sisa waktu 10 hari ke depan.

Pendapatan salah satunya bisa dikejar dari tunggakan pajak kendaraan bermotor mengingat saat ini pihaknya sedang memberlakukan bebas denda dan biaya balik nama.

“Beberapa hari lalu saya juga sudah menggelar rapat evaluasi pimpinan OPD. Memang ada beberapa yang masih berproses dan segera dicairkan. Misalnya, untuk belanja insentif bagi tenaga kesehatan dan gaji bagi honorer. Semoga di akhir tahun bisa mencapai target,” kata Rusli.

Sementara dari aspek pendapatan tahun 2020, Provinsi Gorontalo berada di urutan 6 dengan realisasi sebesar 96,07%. Ada 3 provinsi teratas yang realisasi pendapatannya di atas 100%, yakni Kalimantan Timur 107,95%, Papua Barat 105,11% dan Jawa Timur 104,09%.(adv/alex)