RS Ainun Jadi Rumah Sakit Rujukan Tipe B, Rusli: Butuh Dukungan Masyarakat

RS Ainun Jadi Rumah Sakit Rujukan Tipe B, Rusli: Butuh Dukungan Masyarakat

13/10/2019 16:10 0 By Alex

Gubernur Rusli Habibie didampingi Kapolda Gorontalo Irjen Pol Rachmad Fudail bersama Danrem 133/Nani Wartabone saat dialog publik di warkop Trisakti, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Ahad (13/10/2019).

Hulondalo.id – Selain anggaran pemerintah tidak cukup menanggung warga yang sakit seantero Gorontalo, banyaknya biaya yang harus dikeluarkan pasien saat berobat di luar daerah menjadi alasan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie berjuang mewujudkan Rumah Sakit Hasri Ainun Habibie (RS Ainun).

RS Ainun Habibie diperjuangkan untuk menjadi rumah sakit rujukan tipe B dengan spesialis ginjal, jantung dan mata. Harapannya, masyarakat Gorontalo bisa mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus merogoh kocek paling dalam saat dirujuk ke luar daerah.

“Kesiapan kita sudah kurang lebih 99% untuk menjadi rumah sakit rujukan tipe B. Peralatannya cukup canggih,” kata Gubernur Rusli Habibie saat dialog publik di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Ahad (13/10/2019).

Dia kembali menjelaskan soal skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk RS Ainun. Menurut Rusli, pengembangan RS Ainun sangat terbantu dengan Peraturan Presiden (Perpres) yang mempersilahkan Pemda bekerjasama dengan swasta.

Pemda dengan anggaran yang masih sangat terbatas tidak akan sanggup membangun rumah sakit rujukan yang lengkap fasilitas dalam waktu singkat.

“Mumpung ada aturan yang dilahirkan oleh pak Presiden melalui Perpres, bahwa pemerintah harus menggandeng pihak swasta untuk membangun infrastruktur antara lain jembatan, jalan, pelabuhan laut, pelabuhan udara, air bersih, termasuk juga rumah sakit,” bilang Rusli.

Olehnya, Gubernur Rusli Habibie hanya berharap pengembangan RS Ainun menjadi rumah sakit rujukan membutuhkan dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Gorontalo.

Sebelumnya, sejak tahun 2013, RS Ainun telah melakukan operasi katarak gratis untuk 2.100 pasien katarak. Operasi dilakukan tanpa membebani sepeser pun biaya kepada pasien. Kedepan, RS Ainun akan dijadikan rumah sakit rujukan untuk mata, ginjal dan jantung.(adv/alex)