Rugi Ratusan Juta, 31 Jamaah Umrah Diduga Diterlantarkan Oknum Agency di Gorontalo

Rugi Ratusan Juta, 31 Jamaah Umrah Diduga Diterlantarkan Oknum Agency di Gorontalo

13/11/2019 18:44 0 By admin

Jamaah umrah asal Gorontalo, terlantar di Bandara Cengkareng Jakarta, Rabu (13/11/2019).

Hulondalo.id – Sedikitnya 61 jamaah umrah terlantar di bandara Cengkareng Jakarta, Rabu (13/11/2019). 31 jemaah diantaranya berasal dari Gorontalo. Dugaan penipuan oleh oknum agency umrah asal Gorontalo pun menguak, bahkan salah satu jamaah umrah mengaku rugi ratusan juta rupiah.

Travel agency itu bernama Muthmainnah, milik NR (30). Travel itu menyewa gedung di Jalan Raja Eyato, Kelurahan Limba B, Kota Gorontalo. Saat ditelusuri, gedung yang disewa travel agency itu milik dr Ucok Lubis yang ternyata juga ikut terlantar bersama keluarganya yang ikut umrah di agency yang sama.

“Iya memang benar gedung itu saya sewakan ke pihak Agency Muthmainnah belum lama ini, dan biaya sewanya pun belum dibayarkan, karena saya percaya kepada ownernya. Saking percayanya saya juga ikut mendaftar pada agency tersebut dengan mengikutkan keluarga saya juga. Eh ternyata saya kena tipu,” sesal dr Ucok saat dihubungi Hulondalo.id.

Dijelaskannya, Jamaah umrah tersebut sejatinya tidak diberangkatkan secara bersamaan. Akan tetapi dari 61 jamaah tersebut ke 47 jamaah sudah diberangkatkan ke Jakarta sejak Senin ( 4/11/2019). Sementara 11 jamaah lainnya baru diberangkatkan pada Jumat (8/11/2019). Namun hingga hari ini, tak kunjung ada kejelasan.

“Jadi total jamaah ini ada 61 orang, 31 dari Gorontalo sisanya memang dari daerah lain tapi semuanya orang Gorontalo juga. Nah, yang 11 ini dijanjikan akan berangkat hari Senin juga, tapi sering diundur,” urainya dengan nada kesal.

Ucok menambahkan, sejatinya dirinya bersama jamaah lain, sudah merasa ada yang janggal sejak tiba di bandara Jakarta. Itu karena, pihaknya di telepon oleh travel dari Surabaya yang diklaim bekerjasama dengan Agency Muthmainnah dalam penyediaan tiket.

“Pihak travel di Surabaya juga sudah menelpon, akan tetapi penyampaian mereka bahwa Agency tersebut tidak mempunyai dana untuk membiayai perjalanan umrah jamaah,” tambahnya.

Rencananya, para jamaah yang merasa ditipu itu, akan membawa kasus ini ke ranah hukum. Pasalnya kerugian yang diderita mencapai ratusan juta rupiah.

“Dari kejadian ini saya rugi mencapai Rp 400 juta, karena sebelum berangkat ownernya ini sudah meminjam uang kepada saya.Tadi juga teman-teman bersepakat untuk membawa hal ini ke ranah hukum,” tandas dr Ucok.

Saat ini, dari informasi yang diterima, para jamaah yang terlantar tersebut sudah membubarkan diri, bahkan ada beberapa jamaah langsung balik ke Gorontalo, sementara lainnya tetap meneruskan perjalanan umrah dengan berpindah ke agency lain.

Terpisah, owner Agency Muthmainnah ketika di hubungi via seluler di nomor +628138225**** tidak merespon panggilan tersebut, bahkan dalam beberapa menit nomornya sudah tidak bisa dihubungi.(Jeff)