Rusuh Demo Tolak UU Cipta Kerja, Polda Gorontalo Bantah 10 Orang Hilang

Rusuh Demo Tolak UU Cipta Kerja, Polda Gorontalo Bantah 10 Orang Hilang

08/10/2020 22:34 0 By Alex

Rusuh Demo UU Cipta Kerja di Gorontalo

Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono SIK.

Hulondalo.id – Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono membantah adanya dugaan 10 orang yang dinyatakan hilang saat unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja di simpang lima, Kota Gorontalo, Kamis (8/10/2020).

“Bahwa adanya pemberitaan tentang 10 orang hilang itu tidaklah benar,” tegas Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono.

Dia mengakui, pihaknya sempat mengamankan sedikitnya 8 orang saat unjuk rasa yang berujung ricuh tersebut, masing-masing 5 orang diamankan anggota Polres Gorontalo Kota dan 3 orang diamankan anggota dari Polda Gorontalo.

“Namun mereka semuanya sudah dilepaskan setelah dilakukan pembinaan. Bahkan diantar langsung untuk bergabung dengan kelompok massa aksi mereka, jadi isu hilangnya 10 orang tersebut jelas tidak benar,” tegas dia.

Sebaliknya, kata Wahyu, dari unjuk rasa tersebut terdapat 2 anggota polisi dari Satuan Bid Propam Polda Gorontalo yang terluka akibat terkena lemparan batu.

Mereka masing-masing Bripka Roberto yang menderita luka lebam di bagian dada kiri, dan Bripka Erfin Husain yang menderita luka robek di bagian pelipis dan mata sehingga harus dijahit di Puskesmas Telaga.

Rusuh Demo UU Cipta Kerja di Gorontalo

Salah seorang anggota Bid Propam Polda Gorontalo yang terluka terkena lemparan batu saat unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja yang berujung rusuh di Gorontalo.

“Semestinya hal ini tidak perlu terjadi. Ingatlah, polisi yang menjadi korban, mereka juga punya keluarga. Mahasiswa pun punya keluarga maka ingatlah orang tua kalian, yang tentu mereka ingin anak-anaknya sukses,” pesan mantan Kapolres Bone Bolango itu.

Wahyu juga berharap agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan adanya informasi yang justru menyesatkan sehingga tidak mudah dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang bertanggung jawab.

“Mari kita jaga Provinsi Gorontalo ini agar tetap aman, damai dan kondusif,” imbau Wahyu.(Alex)