Sah, Pasutri Ini Jalani Prosesi Akad Nikah di Lapas Gorontalo

Sah, Pasutri Ini Jalani Prosesi Akad Nikah di Lapas Gorontalo

30/07/2021 13:10 0 By Maman

Akah Nikah Lapas Gorontalo

Prosesi akad nikah digelar salah seorang WBP di Lapas Kelas IIA Kota Gorontalo. (foto:inkri)

Hulondalo.id – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) atau narapidana, Ismail Suratinoyo menjalani prosesi akad nikah di Lapas kelas IIA Gorontalo. Didepan penghulu dan para saksi, Ismail Suratinoyo dan Nur Ain membuktikan cinta mereka, meski terpisah oleh jeruji.

Selama proses akad nikah, pengantin wanita yang diketahui dari Suwawa Tengah Bone Bolango ini, juga nampak terharu meneteskan air matanya, melihat langsung sang suami mengucap sumpah dan janji.

“Ini bukan hanya sekedar ucapan, kami sah sebagai suami istri, sebelumnya memang sudah direncanakan untuk menikah, namun, ada halangan sedikit,” ungkap pria asal Desa Bohabak Bolmut ini kepada Hulondalo.id, Jum’at (30/7/2021).

Seiring berjalannya waktu kata Ismail, upaya komunikasi dilakukan dengan pengelola Lapas, agar dapat melakukan prosesi akad nikah di Lapas. Ismail mengaku sudah menjalani masa hukuman selama hampir 5 bulan, dari total vonis hakim 1 tahun 6 bulan.

“Sisa waktu saya di Lapas Gorontalo kurang lebih 1 tahun,” ucap Ismail bahagia.

Terpisah, Kasie Binadik Lapas Kelas IIA Gorontalo Kasdin Lato, mengatakan proses pernikahan ini diajukan, harus memenuhi syarat-syarat yang telah ditetapkan, salah satunya formulir yang telah ditetapkan Kementerian Agama.

Dalam proses tersebut kata Kasdin, disidangkan bersama dengan tim pengamat kemasyarakatan, apakah boleh dilanjutkan atau tidak.

Ia juga menambahkan, kedua mempelai ini memang sudah merencanakan untuk menikah. Tapi ada kendala, sehingga momen itu tertunda dan dilanjutkan di Lapas.

“Kalau memang sesuai dengan prosedur, kita lakukan dengan normatif, dan kami tidak pernah menghalangi proses pernikahan ini, tahun ini di lapas Gorontalo sudah menjalani proses akad nikah,” tutur Kasdin.

“Kedua mempelai juga akan melakukan bulan madunya secara virtual,” sambungnya. (Inkri)