Saling Sindir Antar Geng Berujung Panah Wayer, Kapolres: Pelakunya Salah Sasaran

06/11/2019 22:38 0 By Alex

NG alias Imam (kiri) dan Y alias Ayat tersangka kasus panah wayer yang berhasil ditangkap tim Alap-alap Polres Gorontalo Kota.

Hulondalo.id – Kapolres Gorontalo Kota AKBP Desmont Harjendro Agiston Putra menyebut, motif yang dilakukan pelaku utama panah wayer berinisial NG alias Imam (22) berawal dari saling ketersinggungan antar geng atau kelompok-kelompok pemuda.

“Jadi motifnya ada persaingan antar kelompok. Ada saling ketersinggungan sehingga melampiaskan ke kelompok lain,” kata AKBP Desmont Harjendro Agiston Putra pada wartawan, Rabu (6/11/2019).

Sebelumnya, polisi berhasil menangkap 2 tersangka kasus panah wayer yang terjadi di Jalan Bali, Kelurahan Paguyaman, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo. Korbannya adalah seorang anak gadis bernama Pinkan Aprilia (17).

Sebelum kejadian, NG alias Imam bersama rekannya Y alias Ayat dari geng MALARIA, pergi wilayah terminal 1942 Andalas untuk mencari anggota geng ABANK menggunakan sepeda motor. Kemudian mereka mengikuti 2 sepeda motor yang mereka duga geng ABANK, dimana salah satunya ditumpangi Pinkan. Tiba di jalan Bali itulah, NG melepaskan panah wayer yang mendarat di paha kanan Pinkan.

“Jadi si Imam ini salah sasaran. Itu (korban) bukan sasaran yang dituju pelaku,” tambah mantan Kapolres Bone Bolango ini.

Kapolres Gorontalo Kota AKBP Desmont Harjendro Agiston Putra didampingi Kasat Reskrim AKP Deni Muhtamar saat memberikan keterangan pers kepada wartawan.

Disinggung soal kelompok atau geng-geng pemuda yang meresahkan ini, Kapolres Gorontalo Kota menyatakan bahwa pihaknya telah mendata keberadaan kelompok-kelompok tersebut, termasuk dimana saja tempat mereka berkumpul.

“Kita sudah punya data, sudah punya profil mereka. Jadi, kedepan kita akan patroli dimana mereka berkumpul, kita geledah dan kalau ada kesalahan kita amankan,” tandas Desmont.(Jeff/Rinto)