Sambut Deputi KemenPANRB, Merlan Uloli Paparkan Progres Layanan di MPP Bonebol

Sambut Deputi KemenPANRB, Merlan Uloli Paparkan Progres Layanan di MPP Bonebol

16/03/2021 11:42 0 By Jeffry

Wabup Merlan Uloli.(F.Akp/Kominfo)

Hulondalo.id – Wakil Bupati Bone Bolango Merlan Uloli menyambut kedatangan Deputi Pelayanan Publik, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) Prof. Dr. Diah Natalisa Emba saat lakukan kunjungan kerja di MPP Bonebol, Senin (15/3/2021).

Kunjungan kerja tersebut dalam rangka meninjau langsung pelayanan publik yang dilaksanakan di MPP Bonebol sejak diresmikan oleh Menkopolhukam dan MenpanRB via Virtual yang bertepatan dengan HUT ke 18 Bonebol pada tanggal 27 Januari 2021.

Dalam kesempatan itu, Merlan Uloli memaparkan, bahwa sejak diresmikannya MPP tersebut sudah membuka pelayanan sebanyak 21 instansi pemerintah, BUMN dan BUMD dengan menyelenggarakan sejumlah 269 jenis perizinan dan non perizinan.

Namun, kata Merlan, pada tanggal 12 Maret 2021 dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Gorontalo juga menyatakan kesiapannya bergabung dengan MPP Bonebol yang akan membuka 4 jenis layanan perizinan dan non perizinan.

“Saat ini totalnya sudah ada 22 instansi yang bergabung dalam MPP Bonebol dengan jenis layanan perizinan dan non perizinan sebanyak 273 jenis layanan perizinan dan non perizinan,” kata Merlan Uloli.

Sebelumnya, Merlan mengatakan, kehadiran MPP tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah daerah Kabupaten Bonebol dalam rangka menjawab tantangan global dan tuntutan masyarakat atas penyediaan layanan yang memadai dan berkualitas.

Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan, yang pengelolaannya dilaksanakan secara terpadu dan terintegrasi oleh seluruh jenis pelayanan instansi pemerintah, OPD, BUMN serta BUMD yang dilakukan pada satu tempat.

“Ini adalah komitmen pemerintah daerah Kabupaten Bone Bolango bahwa kehadiran MPP ini sebagai sarana mengintegrasikan pelayanan di daerah,” ujar Merlan Uloli.

Sementara itu, terkait pelaksanaan pelayanan di MPP Bonebol kedepan, Prof. Dr. Diah Natalisa Emba mengingatkan 3 hal penting yang harus dilaksanakan.

Pertama, yakni melaksanakan kebijakan pelayanan publik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kedua, meningkatkan sarana dan prasarana dalam pemberian pelayanan, khususnya sarana dan prasarana (sarpras) bagi kaum rentan. Dan yang ketiga, melakukan pengintegrasian pelayanan dalam MPP Bone Bolango.

Menurutnya, beberapa bentuk integrasi pelayanan publik yang telah diterapkan oleh beberapa MPP di Indonesia, di antaranya integrasi sistem antrian online, integrasi persyaratan dasar dalam menerima layanan, integrasi SKM pada seluruh tenant dalam MPP, serta integrasi proses bisnis yang memungkinkan satu aplikasi untuk approval seluruh layanan.

Diharapkan MPP Bone Bolango ini dapat terus berinovasi untuk mengembangkan integrasi pelayanan, sehingga nanti dapat terwujud front office bersama untuk seluruh jenis layanan yang disediakan dalam MPP.

“Selamat atas dibangunnya MPP Bone Bolango, semoga hadirnya MPP ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi kepentingan kita semua, terutama masyarakat,” tandas Diah Natalisa. (Jeff/Adv)