Sampaikan Rancangan KUA-PPAS 2021, Wagub: Fokus Sektor Kesehatan dan Pemulihan Ekonomi

Sampaikan Rancangan KUA-PPAS 2021, Wagub: Fokus Sektor Kesehatan dan Pemulihan Ekonomi

21/09/2020 14:50 0 By Alex

Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim memberikan sambutan pada rapat paripurna DPRD dalam rangka penyampaian rancangan KUA PPAS Tahun Anggaran 2021, Senin (21/9/2020). (F. Haris/Humas)

Hulondalo.id – Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim menyampaikan rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2021 dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Gorontalo, Senin (21/9/2020).

Dikatakan Wakil Gubernur Idris Rahim, penyusunan KUA-PPAS Tahun 2021 berpedoman pada arah kebijakan dan strategi pembangunan dalam RPJMD 2017-2022 dengan visi Terwujudnya Masyarakat Gorontalo yang Maju, Unggul dan Sejahtera.

Pemerintah Provinsi Gorontalo telah menetapkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2021 dengan tema pembangunan yang fokus pada penguatan sektor kesehatan dan pemulihan kondisi sosial ekonomi.

“Tema ini dirumuskan untuk menjawab tantangan dan permasalahan utama pembangunan yang masih kita hadapi bersama serta menyesuaikan pada arah kebijakan dan sasaran pembangunan pemerintah,” ujar Idris.

Pendapatan daerah pada tahun 2021 diproyeksikan sebesar Rp 1,76 Triliun atau mengalami penurunan Rp 30,54 Miliar dibanding tahun 2020 sebesar Rp 1,79 Triliun.

Proyeksi penurunan pendapatan tersebut berasal dari bagi hasil dan pendapatan daerah lain-lain yang sah. Sementara untuk belanja daerah pada KUA PPAS tahun 2021 diproyeksikan sebesar Rp 2,63 Triliun atau mengalami kenaikan 42,63% sebesar Rp 786,07 Miliar dibanding belanja tahun 2020 sebesar Rp 1,84 Triliun.

“Kenaikan belanja ini digunakan untuk pelaksanaan program pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional di daerah,” terang Idris.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Gorontalo menetapkan target pertumbuhan ekonomi dalam RKPD tahun 2021 sebesar 6,62%, persentase angka kemiskinan 15,05%, serta tingkat pengangguran terbuka 4,01 poin.

Sedangkan Indeks Gini Rasio ditargetkan berada pada angka 0,41 poin, PDRB per kapita sebesar Rp 37.560.000 serta inflasi 2-3%.(adv/alex)