Satgas Waspada Investasi Blokir 120 Fintech Ilegal dan 28 Entitas Tak Berizin

Satgas Waspada Investasi Blokir 120 Fintech Ilegal dan 28 Entitas Tak Berizin

31/01/2020 15:41 0 By Alex

ilustrasi dialeksis.com

Hulondalo.id – Satgas Waspada Investasi kembali menemukan sedikitnya 120 entitas yang melakukan kegiatan fintech  peer to peer (P2P) lending ilegal alias tidak terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang berpotensi merugikan masyarakat.

“Banyak kegiatan fintech peer to peer lending ilegal pada website, aplikasi atau penawaran melalui sms yang beredar. Masyarakat selalu kami minta waspada agar memanfaatkan daftar fintech peer to peer lending yang terdaftar di OJK,” jelas Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam Lumban Tobing, melalui siaran persnya diterima Hulondalo.id, Jumat (31/1/2020).

Dikatakan Tongam, masyarakat juga harus terus diinformasikan untuk berhati-hati memanfaatkan mudahnya penawaran meminjam uang dari perusahaan fintech P2P lending, mengingat tanggung jawab dalam pengembalian dana yang dipinjam.

“Meminjam uang dimana pun harus bertanggungjawab untuk membayarnya. Bahayanya jika meminjam di fintech peer to peer lending ilegal masyarakat bisa jadi korban ancaman dan intimidasi jika menunggak pinjaman,” katanya.

Selain itu, Satgas Waspada Investasi juga menghentikan 28 kegiatan usaha yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin dari otoritas yang berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat.

28 entitas tersebut masing-masing 13 Perdagangan Forex, 3 penawaran pelunasan hutang, 2 Investasi money game, 2 Equity Crowdfunding Ilegal, 2 Multi Level Marketing tanpa izin, 1 Investasi sapi perah, 1 Investasi properti, 1 pergadaian tanpa izin, 1 platform iklan digital, 1 Investasi cryptocurrency tanpa izin dan 1 Koperasi tanpa izin.

Selama Tahun 2019, Satgas Waspada Investasi telah memblokir 1.494 fintech P2P lending ilegal. Sementara total yang telah ditangani sejak Tahun 2018 hingga Januari 2020 sudah sebanyak 2.018 entitas.(alex)