Satu Kasus Warga yang Dipasung di Gorontalo Utara Dibebaskan

Satu Kasus Warga yang Dipasung di Gorontalo Utara Dibebaskan

10/07/2020 20:07 0 By Maman

Sekda Gorontalo Utara Ridwan Yasin melepas rantai yang mengikat warga yang dipasung. (foto:hms)

Hulondalo.id (Gorontalo Utara) – Satu kasus warga yang dipasung karena gangguan jiwa di Gorontalo Utara dibebaskan. Pembebasan ini wujud dukungan terhadap program Indonesia Bebas Pasung, yang disosialisasikan oleh Sekda Gorontalo Utara Ridwan Yasin.

Sekda mengatakan, meski kasus gangguan jiwa di Gorontalo Utara mengalami peningkatan di tahun 2020, namun kasus pasung di daerah terbungsu di Provinsi Gorontalo ini, mengalami penurunan.

Dia juga mengatakan, berdasarkan data WHO tahun 2018, penyebab gangguan jiwa ini dikarenakan oleh depresi. Di Gorontalo Utara kata Sekda lagi, tahun 2019 jumlah orang dengan gangguan jiwa, sebanyak 125 kasus. Ditahun 2020 naik menjadi 160 kasus.

“Tapi jumlah kasus dipasung menurun di tahun 2019 menjadi 3 kasus, kemudian tahun 2020 hanya 2 kasus, dan Alhamdulillah salah seorang yang kami bebaskan dari pasung itu di Desa Ombulodata Kecamatan Kwandang,” ungkap Sekda, Jumat (10/7/2020).

Sekda Gorontalo Utara Ridwan Yasin menyerahkan bingkisan kepada warga yang sebelumnya di pasung dan kini telah dibebaskan. (foto:hms)

“Yang bersangkutan sudah hidup layak seperti sedia kala,” tambah Sekda.

Disinggung apakah apakah Pemerintah Daerah bakal membangun Rumah Sakit Jiwa, Sekda mengatakan, setiap daerah pasti mendambakan hal itu.

Gorontalo Utara kata dia bisa saja membangun rumah sakit tersebut. Namun meski fasilitas itu belum tersedia, Sekda berharap, petugas kesehatan dapat meningkatkan kinerja dan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar jumlah kasus gangguan jiwa terus menurun, begitu juga kasus pasung. (Prin/Adv)