Satu Lagi Warga Gorontalo di Bongomeme Ditemukan Tewas Gantung Diri

Satu Lagi Warga Gorontalo di Bongomeme Ditemukan Tewas Gantung Diri

29/06/2021 18:44 0 By Alex

Gantung diri Gorontalo

ilustrasi gantung diri.

Hulondalo.id – Belum habis geger peristiwa gantung diri di Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara, kejadian serupa juga terjadi di Kabupaten Gorontalo, tepatnya di Desa Bongohulawa, Kecamatan Bongomeme, hari ini, Selasa (29/6/2021).

Kali ini teridentifikasi korbannya bernama Haris Mustafa (49). Belum diketahui pasti apa motif pria paro baya yang sudah berumah tangga itu nekat mengakhiri hidupnya, namun diketahui korban mengidap penyakit jiwa.

“Benar. Kejadian ini, setelah kita identifikasi korban, tidak ada tanda-tanda kekerasan,” ucap Kapolres Gorontalo AKBP Ade Permana melalui Kasat Reskrim, Iptu Mohamad Nauval Seno.

Peristiwa itu bermula sekitar pukul 11.00 Wita saat korban meninggalkan rumah. Istri korban, melihat Haris keluar rumah membawa tali nilon yang berukuran sekitar 1 meter.

Sekitar setengah jam kemudian, sang istri pun berusaha mencari korban. Dia kemudian meminta bantuan 3 warga sekitar masing-msing Ismail Harus (51), Hasan Apantu (40) dan Arifin Popa (51).

Dan sekitar pukul 13.30 Wita, 3 warga tadi melihat korban sudah dalam posisi tergantung tak bergerak dengan kondisi leher terlilit tali di sebuah pohon di kebun miliknya.

Saat itu juga mereka langsung melaporkan kepada warga sekitar dan melaporkan peristiwa itu kepada pemerintah desa setempat termasuk aparat kepolisian. Tak lama setelah itu, korban dievakuasi dan langsung dibawa ke kediaman keluarga untuk persiapan dimakamkan.

“Korban ini mempunyai riwayat penyakit jiwa yang sudah lama dideritanya,” sambung Kasat Reskrim Iptu Mohamad Nauval Seno.

Atas peristiwa ini, keluarga korban pun menolak untuk dilakukan otopsi dan sudah menerima peristiwa ini dengan pasrah.

Sebelumnya, peristiwa gantung diri hari ini pukul 06.30 Wita, terjadi di Desa Oluhuta, Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara. Korbannya adalah Risman Hula (50) yang berprofesi sebagai petani.(Opin)