Satu Rumah di Belakang Kantor BPJS Kesehatan Gorontalo Ludes Terbakar

21/11/2019 21:21 0 By Alex

Satu unit rumah di Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo terbakar. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Hulondalo.id – Peristiwa kebakaran rumah terjadi di kawasan padat penduduk di Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Kamis (21/11/2019). Sedikitnya, 4 unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dikerahkan ke lokasi.

Kebakaran yang menimpa rumah milik dari pasangan suami isteri Ismail Rahim (78) dan Khadijah Ali (76) itu terjadi sekira pukul 19.20 Wita.

Kebakaran itu pertama kali diketahui dari anaknya, Wahid Abdul Rahim, yang melihat api sudah membakar sebagian rumah tepat di bagian dapur. Saat itu pula, Wahid langsung berteriak memberitahu keluarga yang lain, sembari berusaha menyelamatkan barang-barang yang ada di dalam rumah.

Saat kejadian itu pula, salah seorang keluarga berlari meminta pertolongan hingga ke kantor BPJS Kesehatan untuk dihubungkan ke Pemadam Kebakaran.

“Iya tadi ibu datang di sini minta dihubungi pihak pemadam, makanya saya langsung menghubungi pihak pemadam, ” ungkap Inka Panigoro, salah seorang karyawan BPJS Kesehatan.

Dalam kebakaran tersebut, sedikitnya 4 unit pemadam kebakaran diturunkan ke lokasi. Masing-masing dari Provinsi Gorontalo 1 unit, Kota Gorontalo 2 unit dan 1 unit dari Bone Bolango.

Akibat dari peristiwa ini, seluruh badan rumah yang dihuni 3 kepala keluarga itu ludes terbakar. Belum diketahui kerugian meterial yang diderita akibat peristiwa kebakaran ini namun diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Selain itu, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Namun, korban kebakaran terlihat begitu shock karena kehilangan seluruh harta bendanya, bahkan salah seorang di antaranya dilarikan ke rumah sakit.

Mobil damkar sulit tembus ke lokasi karena berada di kawasan padat penduduk.

“Ada salah seorang keluarga korban yang sekarang dilarikan ke rumah sakit akibat shock,” ungkap Ketua RT Iron Polapa.

Hingga kini, kebakaran belum bisa dipastikan penyebabnya. Ada yang menyebut akibat membakar sampah yang tidak diawasi, ada juga yang mengatakan karena hubungan pendek arus listrik alias korslet.

“Kami memang kesulitan mengakses lokasi karena berada di belakang pemukiman, padat penduduk. Sehingga proses pemadaman kami membobol belakang salah satu warkop (D’Cozy) dan prosesnya sampai 2 jam,” ujar Sekretaris BPBD, Hendry Tycoalu. (Jeff)