Sedang Menunggu Suami Malah Jemput Ajal, Identitas Korban Pembunuhan Gorontalo Terungkap

Sedang Menunggu Suami Malah Jemput Ajal, Identitas Korban Pembunuhan Gorontalo Terungkap

03/10/2019 01:24 1 By Alex

Rosita Hulalata (25) korban pembunuhan di jalan Piola Isa, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo.

Hulondalo.id – Heboh kasus pembunuhan terhadap seorang perempuan misterius yang terjadi di jalan Piola Isa atau JDS, kompleks Kantor Urusan Agama (KUA) Kota Utara, Kota Gorontalo, Rabu (2/10/2019) perlahan mulai terkuak.

Belakangan, terinformasi perempuan misterius tersebut bernama Rosita Hulalata alias Ita (25) yang merupakan warga asli Desa Tombulang Pantai, Kecamatan Pinogaluman, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Hingga berita ini dilansir, polisi masih memeriksa saksi-saksi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sedikitnya, 3 saksi diantaranya sedang diperiksa di Polres Gorontalo Kota, masing-masing Santi Pakili (36) pemilik salon, Sartika Tukijan (24) pegawai salon dan Halim Patamani (39) penjual martabak.

Terungkap pula sebelum kejadian, Rosita datang ke salon Santi di Kelurahan Dulomo, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo, sekitar pukul 18.00 Wita. Dia datang untuk menunggu suaminya.

Maklum, Rosita merupakan mantan karyawan salon Santi yang sudah lama tidak bekerja di tempat itu. Saat hendak menunggu suaminya, Rosita beristirahat di kamar bagian belakang. Bahkan, Rosita sempat menitipkan pesan kepada Santi dan Sartika agar memberitahukan suaminya jika sudah datang.

Sekitar pukul 22.00 Wita, datang seseorang lelaki menggunakan bentor dan mencari korban. Bahkan, lelaki tersebut mengaku sebagai suami Rosita. Kontan Sartika pun mempersilahkan lelaki misterius itu masuk ke kamar belakang dimana Rosita beristirahat.

Tak lama kemudian, penghuni salon pun mendengar teriakan korban meminta tolong. Lelaki tersebut pun lari ke luar salon. Tak lama pula disusul Rosita yang lari ke jalan dan meminta pertolongan. Namun saat berlari, Rosita tampak mengeluarkan darah.

Dari situlah Rosita berlari menuju salah satu tempat berjualan martabak Halim Patamani di kompleks JDS tadi. Dan sampai di tempat martabak, Rosita jatuh tak sadarkan diri. Diduga kuat karena kehabisan darah, Rosita pun tewas. Hingga saat ini, polisi masih terus melakukan rangkaian penyelidikan.

Kapolres Gorontalo Kota AKBP Robin Lumban Raja SIK MSi memimpin langsung penyelidikan kasus pembunuhan itu. Saat ini jasad korban sudah berada di Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS) Kota Gorontalo. Teridentifikasi, korban mengalami luka di bagian lengan dan di bagian kepalanya.(Jeff/John)