Selama Pandemi Covid-19, Ini Inovasi Marten di Kota Gorontalo

Selama Pandemi Covid-19, Ini Inovasi Marten di Kota Gorontalo

05/06/2021 13:07 0 By Maman

Seminar Nasional & Temu Alumni MEP FEB UGM

Walikota Gorontalo, Marten Taha memberikan materi pada Seminar Nasional dan Temu Alumni dalam rangka Dies Natalis ke 26 MEP FEB UGM. (foto:hms)

Hulondalo.id – Selama pandemi Covid-19, Walikota Gorontalo, Marten Taha melakukan berbagai inovasi kebijakan terhadap masyarakat. Diantaranya, kebijakan retribusi bebas pajak selama 3 bulan bagi hotel, restoran hingga pembayaran PBB.

Tak hanya itu, Walikota juga melakukan inovasi berupa, Patali Shopping Point, yang memudahkan masyarakat berbelanja online melalui digitalisasi saat ini.

“Orang tak bisa keluar rumah, tak bisa belanja ke mall, inovasi ini untuk mengurangi kerumunan orang diberbagai pasar tradisional di Kota Gorontalo, maka, Pemkot menghadirkan Inovasi ini,” ungkap Walikota dihadapan peserta Seminar, Sabtu (5/6/2021).

Agar perputaran ekonomi tetap terjaga, maka para petani, penjual bisa tetap berdagang hasil pertaniannya kepada konsumen. Jasa transportasi seperti, abang bentor kata Walikota diperhatikan serius dengan memastikan aktivitas sarana bentor aman dari Covid-19.

Pelayana perijinan secara online juga dioptimalkan, berikut tanda tangan elektronik untuk mempercepat pengambilan keputusan, yang bisa dilakukan tanpa harus ke kantor dan tanpa harus bertemu dengan pihak lain.

“Utamanya, penyebaran informasi terkait mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker serta penerapan physical distansing, tracking, dan treatment yang menjadi program umum saat pandemi, dan program vaksinasi secara mobile” kata Marten.

“Pelayanan kesehatan secara gratis juga harus tetap diimplementasikan, antara lain pelayanan kesehatan melalui online via telepon, aplikasi whatsapp dan lain sebagainya untuk memberikan pelayanan secara penuh kepada masyarakat Kota Gorontalo bisa tetap berinteraksi,” tambah Ketua DPD Partai Golkar Kota Gorontalo itu.

Saat pandemi lanjut Walikota dua periode ini, juga melahirkan inovasi bagi generasi milenial melalui pelatihan digitalisasi UMKM kerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Gorontalo dan bisa menciptakan lapangan kerja serta mendapatkan skill bagi usia produktif.

Agar, generasi muda benar-benar siap menjadi entrepreneurship, untuk mendukung kebijakan dengan melibatkan perguruan tinggi negeri dan swasta.

“Dengan inovasi itu, Alhamdulillah Kota Gorontalo terjaga dan aktivitas perekonomian berjalan dengan baik,” ucapnya.

Terakhir kata Walikota, Pemerintah Daerah Kota Gorontalo membuat kampung Tangguh di setiap wilayah. Kampung Tangguh kata dia, memberdayakan masyarakat ditingkat RT/RW. Jika ada kasus Covid-19 di RT tersebut, langsung melakukan kebijakan lockdown agar penyebaran corona tak menular kepada masyarakat.

“Sehingga, aktivitas perekonomian di Kota Gorontalo tetap berjalan,” tandasnya. (Inkri/Adv)