Seminar Nasional Anti Napza, Harto: Konsumsi Narkoba, Separuh Masa Depanmu Suram

Seminar Nasional Anti Napza, Harto: Konsumsi Narkoba, Separuh Masa Depanmu Suram

03/07/2021 13:45 0 By Maman

Seminar Nasional Anti Napza

Warek I UNG, Dr. Harto S. Malik, M.Hum dalam Seminar Nasional ANti Napza yang digelar BEM UNG. (foto:hms)

Hulondalo.id – Seminar Nasional Anti Napza digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Gorontal (UNG), Sabtu (3/7/2021). Seminar ini mengangkat Tema: Merawat Generasi Bangsa untuk Indonesia Maju.

Wakil Rektor I UNG, Dr. Harto Malik, M. Hum, mengatakan, seminar ini salah satu bagian untuk mengedukasi seluruh organisasi kampus dan civitas akademika, untuk menghindari narkoba.

“Jangan mengkonsumsi narkoba, jika mahasiswa sudah masuk dan menyalahgunakannya, maka separuh masa depanmu sudah suram, sebab itu, apa yang harus kita lakukan, generasi seusia kita adalah generasi yang memiliki semangat tinggi,” kata Harto.

Generasi saat ini kata dia, harus memperbanyak pengalaman yang baik, positif, kreasi, inovasi untuk membantu memiliki masa depan yang cerah. Ingat kata Harto lagi, 10 atau 20 tahun kedepan adalah, masa anda generasi saat ini.

Tak hanya narkoba, Harto juga menyingung tentang seks bebas yang harus diselesaikan oleh BEM UNG untuk didiskusikan. Dia berharap, Wakil ketika mahasiswa masuk kampus, desainlah nasibmu untuk menjadi orang yang sangat survive didalam kebahagiaan, dan kesejahteraan.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini, anda menjadi bagian untuk membantu, mengedukasi kepada mahasiswa untuk tidak masuk di wilayah-wilayah mengkonsumsi narkoba,” tutur Harto.

Sementara itu, Wakil Presiden Mahasiswa UNG Abdul Wahid Hulopi menjelaskan, narkoba atas sejenisnya, merupakan momok yang menakutkan dan menjadi problematika bangsa, yang sampai hari ini belum terselesaikan, masih menggerogoti generasi-generasi anak muda.

“Masalah ini bukan dikalangan mahasiswa saja, namun hingga dikalangan siswa-siswi, sebab ini sangat membahayakan jikalau tak diedukasi, didiskusikan, dan dilakukan secara masif, ” terangnya.

Wahid menjelaskan, masa depan bangsa itu ada di tangan anak muda saat ini, sehingga peringatan hari narkotika ini perlu diangkat sebagai bentuk edukasi kepada publik.

Provinsi Gorontalo kata Wahid, diapit oleh 2 daerah yang konsumsi narkotikanya sangat tinggi. Sebagai bukti, kasus baru-baru ini di Kabupaten Pohuwato, 2 anak muda dibekuk oleh pihak Kepolisian gegara narkoba.

“Hari ini dibuktikan, narkoba menjadi musuh besar anak muda, diskusi ini penting melahirkan rekomendasi untuk mengedukasi mereka yang belum sadar, dalam memakai atau menggunakan narkotika,” Tandas mantan Ketua Senat Faperik UNG. (Inkri/adv)