Sempat Pamitan Mau Pergi Jauh, Remaja Ini Akhiri Hidupnya dengan Gantung Diri

Sempat Pamitan Mau Pergi Jauh, Remaja Ini Akhiri Hidupnya dengan Gantung Diri

24/11/2020 12:37 0 By Maman

Remaja Gantung Diri

DT, seorang remaja di Desa Gorua Selatan Kecamatan Tobelo Selatan, Halmahera Utara, ditemukan gantung diri dikamarnya. (foto:istimewa)

Hulondalo.id – Warga Desa Gorua Selatan Kecamatan Tobelo Selatan, Halmahera Utara geger Senin (23/11/2020), setelah mengetahui adanya remaja warga desa setempat ditemukan gantung diri. Korban diketahui remaja berusia 17 tahun, DT.

Korban diperkirakan meninggal sekitar pukul 19.30 WIT. Kasubag Humas Polres Halmahera Utara (Halut), Iptu Mansur Basing mengatakan, korban diduga meninggal karena gantung diri, menggunakan seutas tali panjangnya kurang lebih 2 meter.

Sejumlah saksi telah dimintakan keterangan kata Mansur, antara lain, IRT Yani Kolocucu (30). Sekitar jam 17.00 WIT, korban kata Mansur, sesuai pengakuan saksi sempat meminjam kamar mandi untuk buang air kecil. Kebetulan rumah korban dan saksi berdekatan.

“Saksi kemudian menawarkan makan ke korban, namun korban menolak sambil mengatakan akan pergi jauh, saksi lalu menanyakan maksudnya pergi jauh kemana, tapi korban mengelak dan mengatakan bahwa, saksi akan tahu juga sebentar nanti,” ungkap Mansur.

Korban juga sempat berpesan agar, ketika saksi kembali dari pasar, singgah dirumah korban. Saat saksi kembali dari pasar kata Mansur, saat itu sekitar jam 19.30 WIT, saksi masuk ke rumah korban lewat pintu belakang. Rumah dalam keadaan gelap.

“Saksi memanggil korban, namun tidak ada balasan, saksi mengira korban sedang tidur, namun ketika pintu kamar dibuka, ternyata korban sudah tergantung kaku dengan tali, saksi panik dan berteriak meminta tolong, sesaat kemudian korban diturunkan warga,” ungkap Mansur.

Saksi lainnya, paman korban, Yon Trajumand (39) kaget dengan kejadian tersebut. Setelah mendapat informasi Yon langsung berlari ke rumah korban, dan mendapati korban yang sudah tergantung kaku dalam kamar rumahnya.

Yon juga kata Mansur, telah menjelaskan bahwa, korban sempat mengungkapkan kekecewaanya terhadap orang tuanya. Dan itu dilampiaskan dengan kejadian pada beberapa hari sebelumnya.

“Saksi menduga, penyebab korban gantung diri karena kekecewaannya terhadap orang tuanya,” ujar Mansur.

Saat kejadian, korban di rumah sendirian. Ayah korban sementara dalam perjalanan dari Sofifi menuju Tobelo. Keluarga korban juga kata Mansur, telah mengikhlaskan kejadian ini, dan tidak mau dilakukan outopsi yang dituangkan dalam surat pernyataan. (AT)