Senangnya Panen Sayur dan Buah di Pekarangan Sendiri

Senangnya Panen Sayur dan Buah di Pekarangan Sendiri

24/09/2020 17:41 0 By Alex

Wakil Gubernur Gorontalo

Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim bersama Kepala Dinas Pangan dan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo saat panen sayur di lahan P2L Desa Ulanta, Kecamatan Suwawa, Bone Bolango, Kamis (24/9/2020). (F. Haris/Humas)

Hulondalo.id – Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim memimpin panen bersama kelompok Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Bungale, di Desa Ulanta, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Kamis (24/9/2020).

Panen bersama itu digelar dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional Tahun 2020 tingkat Provinsi Gorontalo.

Diakui Wakil Gubernur Idris Rahim pada kesempatan itu, bahwa pangan merupakan kebutuhan pokok masyarakat, dimana di Provinsi Gorontalo terdapat kurang lebih 1,2 Juta penduduk yang setiap hari membutuhkan bahan pangan.

“Ini menjadi tantangan kita bersama untuk menyediakan pangan yang cukup dan berkualitas, beragam, bergizi dan aman,” ujar Idris.

Olehnya, dalam rangka pemenuhan pangan keluarga, Idris mendorong pemanfaatan pekarangan untuk ditanami dengan sayuran dan buah-buahan.

Selain itu, dia juga meminta kepada dinas terkait agar hasil inovasi pertanian seperti halnya hidroponik hingga aquaponik, harus terus dikembangkan dan disosialisasikan kepada masyarakat.

“Kita harus manfaatkan pekarangan dengan menanam sayuran dan buah-buahan untuk kebutuhan pangan keluarga, sehingga kita tidak perlu lagi membelinya dan bahkan jika hasilnya berlimpah, bisa dijual untuk menambah pendapatan keluarga,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pangan Provinsi Gorontalo, Sutrisno menjelaskan bahwa hingga saat ini sudah ada 68 Kelompok Wanita Tani (KWT) di Provinsi Gorontalo yang mengikuti program P2L dan telah memperoleh bantuan dari pemerintah pusat.

Program P2L, kata Sutrisno, bertujuan untuk memberdayakan masyarakat khususnya KWT dan karang taruna dengan memanfaatkan pekarangan rumah guna pemenuhan pangan keluarga dan masyarakat.

“Kami juga telah melaksanakan program lumbung pangan masyarakat dan pengembangan desa pangan masyarakat. Mudah-mudahan dengan berbagai program ini ketahanan pangan di Gorontalo kondisinya surplus,” harapnya.(adv/alex)