Sholat Istisqa, Ikhtiar Atasi Bencana Kemarau Panjang

Sholat Istisqa, Ikhtiar Atasi Bencana Kemarau Panjang

18/09/2019 08:38 0 By Syakir

Sholat istisqa di halaman rudis Bupati Gorontalo, Rabu (18/9/2019). (foto : irfan/hms)

Hulondalo.id – Usai sholat subuh, halaman rudis Bupati Gorontalo dipadati sejumlah jamaah yang ingin melaksanakan sholat Istisqa, Rabu (18/9/2019). Kata Bupati Nelson Pomalingo, sholat Istisqa adalah salah satu bentuk ikhtiar untuk mengatasi bencana kemarau panjang di daerah itu.

“,Alhamdulillah hari ini kita laksanakan sholat istisqa. Kita ketahui sudah 3 bulan kita kekeringan, ikhtiar yang kita lakukan, menjaga lingkungan, bantuan petani, penyaluran beras dan bantuan air bersih. Tapi itu ikhtiar fisik. Ikhtiar utama adalah berdoa kepada Allah,” kata Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo.

Sejauh ini kata Nelson, pemerintah sudah menetapkan status darurat bencana di Kabupaten Gorontalo. Data yang diterima, akibat dari kemarau panjang dari 13 ribu hektar lahan persawahan, hanya sekitar 1000 hektar diantaranya yang gagal panen, sedangkan jagung juga sekitar 10 persen rusak.

Bagi Nelson, problem utama dari bencana kekeringan ini bukan hanya persoalan gagal panen, tapi persoalan air bersih hingga kebakaran hutan dan lahan. Dirinya berharap, semua masyarakat

“,kami juga sudah menetapkan darurat bencana di Kabupaten Gorontalo. Maka saya harapkan semua harus ikut berikhtiar dalam upaya mengatasi persoalan ini,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam sholat Istisqa ikut hadir jajaran pemerintah Kabupaten Gorontalo, hingga masyarakat umum. Doa dan dzikir mengawali pelaksanaan sholat istisqa yang dilakukan pukul 06.10 Wita. Bertindak sebagai imam, H. Karim Busalo. (ikha)