Siap Difasilitasi Pemprov Gorontalo, Begini Pengertian Program Sekolah Penggerak ala Nadiem

Siap Difasilitasi Pemprov Gorontalo, Begini Pengertian Program Sekolah Penggerak ala Nadiem

01/02/2021 22:43 0 By Alex

Sekolah Penggerak

Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim saat mengikuti peluncuran Merdeka Belajar Episode Ketujuh, Program Sekolah Penggerak oleh Mendikbud Nadiem Makarim secara virtual, Senin (1/2/2021). (F. Haris)

Hulondalo.id – Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim menyatakan pihaknya akan mendukung dan siap memfasilitasi program Sekolah Penggerak yang digagas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

“Harapan kami melalui program ini mutu pendidikan khususnya di Provinsi Gorontalo dapat lebih ditingkatkan,” ujar Idris usai mengikuti peluncuran Merdeka Belajar Episode Ketujuh, Program Sekolah Penggerak oleh Mendikbud Nadiem Makarim secara virtual, Senin (1/2/2021).

Program Sekolah Penggerak terdiri dari 5 intervensi yang saling terkait dan tidak bisa dipisahkan satu sama lain, yaitu pendampingan konsultatif dan asimetris, penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) sekolah, pembelajaran dengan paradigma baru, perencanaan berbasis data dan digitalisasi sekolah.

Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan, program Sekolah Penggerak merupakan katalis untuk mewujudkan visi pendidikan Indonesia yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang diawali dengan penguatan SDM sekolah, yakni kepala sekolah dan guru.

Mendikbud mengutarakan, program Sekolah Penggerak merupakan kolaborasi antara Kemendikbud dengan pemerintah daerah di mana sekolah yang menjadi peserta program tersebut akan memperoleh pendampingan selama 3 tahun ajaran dan setelah itu sekolah diharapkan dapat melanjutkan upaya transformasi secara mandiri.

“Pembelajaran Program Sekolah Penggerak berpusat pada murid dengan hasil belajar di atas level yang diharapkan. Program ini juga bertujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif dan menyenangkan,” kata Nadiem.

Terpisah, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Gorontalo, Amin Nusi menjelaskan, sekolah yang terpilih untuk mengikuti Program Sekolah Penggerak akan melalui proses seleksi.

Seluruh sekolah pada setiap jenjang pendidikan terlebih dahulu harus mendaftar melalui link yang telah disiapkan oleh Kemendikbud dengan batas akhir pendaftaran 6 Maret 2021.

“Gorontalo memperoleh kuota terdiri dari 3 PAUD, 7 SD, 5 SMP, 2 SMA dan 1 SLB. Tapi semua harus mendaftar untuk diseleksi oleh tim panel dari Kemendikbud dan pemerintah daerah untuk memperoleh kuota itu,” kata Amin.(adv/alex)