Siap-siap, Jokowi Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas Pejabat Mulai Tahun Depan

Siap-siap, Jokowi Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas Pejabat Mulai Tahun Depan

03/03/2020 05:10 0 By Alex
perjalanan dinas

Ilustrasi perjalanan dinas. (Anwar)

Hulondalo.id – Mungkin ini adalah tahun terakhir bagi pejabat pemerintah, terlebih di daerah, menikmati perjalanan dinas sebagai pendapatan tambahan karena anggarannya yang lumayan besar.

Ya, mulai tahun depan, anggaran perjalanan dinas untuk setiap pejabat pemerintah regional akan dipangkas hingga 75% untuk tiap kali perjalanan dinas.

Itu berlaku efektif mulai tahun depan sejak Presiden Joko Widodo mengeluarkan Perpres Nomor 33 Tahun 2020 tentang Standar Harga Satuan Regional.

Perpres 33 itu mengatur tentang batas tertinggi yang tidak boleh dilampaui, baik dalam perencanaan anggaran maupun pelaksanaan anggaran.

Itu meliputi satuan biaya honorarium, satuan biaya perjalanan dinas dalam negeri, satuan biaya rapat/pertemuan di dalam dan di luar kantor, satuan pengadaan kendaraan dinas, dan satuan biaya pemeliharaan.

Tahun ini misalnya, sekelas pejabat eselon II atau kepala dinas di pemda di Gorontalo saja, uang perjalanan dinasnya berkisar Rp 18 Juta sampai yang tertinggi Rp 20 Jutaan sekali PP (pulang pergi) ke Jakarta.

Itu sudah meliputi biaya hotel, tiket pesawat, akomodasi, representasi sampai uang saku.

Berdasarkan Perpres Nomor 33 tadi, secara keseluruhan anggaran perjalanan dinas pejabat eselon II itu akan dipangkas hingga 75%.

Misalnya, untuk uang saku saja. Sebelum Perpres 33, uang harian atau uang saku pejabat eselon II di Gorontalo rata-rata mencapai Rp 1,85 Juta per hari. Kalau misalnya dia berdinas sampai 3 hari, artinya yang bersangkutan bisa mendapat uang saku hingga Rp 5,5 Juta.

Bagaimana kalau dia sampai 5 hari?

perjalanan dinas

Setelah Perpres Nomor 33 berlaku, uang saku pejabat setingkat eselon II itu akan dipangkas hingga 300% menjadi Rp 530 Ribu per hari. Kalau 3 hari, bisa kantongi Rp 1,59 Juta.

Begitu juga untuk dana representasi. Kalau sekarang, per hari rata-rata Rp 650 Ribu. Setelah Perpres 33, dipatok Rp 150 Ribu saja. Meski uang saku dan dana representasi dipangkas, namun ada beberapa item perjalanan dinas tadi yang ditambah.

Dalam Perpres 33 itu pula, tidak hanya berlaku bagi pejabat eselon II. Perpres yang diterbitkan Presiden Jokowi pada 20 Februari 2020 lalu itu juga mengikat di antaranya kepala daerah, pimpinan DPRD, anggota DPRD, sampai pejabat setingkat eselon III.

Uniknya, jika mengacu Perpres 33, semuanya disamaratakan menjadi Rp 530 Ribu per hari.

Ada yang bilang, atau bahkan sudah menjadi imej, bahwa perjalanan dinas bisa menjadi salah satu pemasukan bagi pejabat daerah, tak terkecuali di Gorontalo.

Bahkan, di Gorontalo akrab dengan istilah “Mo Mancari di SPPD dulu,“.

Berikut Perpres Nomor 33 Tahun 2020 yang diterbitkan per tanggal 20 Februari 2020:

1. Salinan Perpres Nomor 33 Tahun 2020

2. Lampiran I Perpres Nomor 33 Tahun 2020

3. Lampiran II Perpres Nomor 33 Tahun 2020

(yadin/alex)