Siapa Bilang Orang Bonebol tak Layak Maju Pilkada?!

Siapa Bilang Orang Bonebol tak Layak Maju Pilkada?!

07/09/2021 23:01 0 By Jeffry

Sejumlah aktivis Bonebol saat mengadakan konferensi pers dengan sejumlah media, Selasa (07/09/2021)

Hulondalo.id – Sejumlah aktivis Bone Bolango (Bonebol) mengecam pernyataan Aroman Bobihoe (AB) yang beredar di salah satu grup whatsapp. Mereka meminta agar statement dari AB dapat dijelaskan secara jelas agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat Bonebol.

Sebelumnya, konflik ini bermula dari percakapan AB di salah satu grup whatsapp Solidaritas Aktivis Muda yang menyatakan bahwa di pilkada 2024 Bonebol dan Boalemo tak ada tokoh yang layak maju. Pernyataan ini rupanya menyinggung sejumlah aktivis Bonebol. AB pun dinilai telah melecehkan tokoh-tokoh yang ada di Bonebol.

“Kami meminta statement itu dapat dijelaskan. Apa yang menjadi ukuran sehingga tokoh Bonebol layak maju di Pilkada 2024, apakah diukur dari segi finansial atau dilihat dari tingkat kecerdasan SDM-nya,” ujar Fitri Usman salah seorang aktivis di Bonebol saat jumpa pers, Selasa (07/09/2021).

Dirinya menilai, apa yang dilontarkan oleh AB itu tak berdasar. Sebab, menurutnya Bonebol justru memiliki putra-putri asli daerah yang layak diperhitungkan.

“Di Bonebol ini justru lumbungnya para tokoh, sebut saja ada Rahmat Gobel dan Elnino Mohi yang berkiprah di tingkat nasional dalam jalur politik, ada juga Roem Kono yang menjadi dubes. Justru kami merasa Bonebol adalah lumbungnya para tokoh yang potensial dan layak diperhitungkan,” sebut Fitri.

Kendati demikian, dirinya tak menampik, pernyataan dari AB sejatinya mengajak untuk berdiskusi, namun pihaknya menyayangkan apa yang dilontarkan justru diawali dengan melukai masyarakat Bonebol.

“Kemarin bapak Yakop Tangahu sempat bersitegang dengan AB, dan saya melihat ini respon beliau sebagai tokoh dan masyarakat di Bonebol,” imbuhnya.

Sementara itu, Aroman Bobihoe saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pernyataan yang dilontarkan itu tak berniat melecehkan para tokoh di Bonebol. Dirinya sejatinya hanya ingin mengajak para aktivis-aktivis tersebut untuk berdiskusi.

“Di percakapan itu masih ada rentetannya. Saya bilang yang layak maju di pilkada Bonebol adalah incumbent, yakni Wakil Bupati sekarang. Jadi tidak ada melecehkan para tokoh di Bonebol, justru saya menanyakan siapa salah satu tokoh yang layak maju, tapi mereka tidak menyebut satu pun,” terang Aroman.

Dirinya justru menyayangkan percakapan yang ada di grup ini justru menjadi konsumsi publik, padahal pernyataan tersebut dapat didiskusikan lewat grup.

“Komentar saya di grup jelas, tidak menyebut masyarakat Bonebol. apalagi ini saya lempar di grup tertutup, lain hal jika pernyataan ini saya posting di media sosial lainnya. Jadi kalau menyinggung masyarakat Bonebol, menyinggungnya dimana?,” tanya Aroman.

Dirinya juga meminta para aktivis ini untuk tidak cepat tersinggung. Karena, percakapan di grup media tersebut hanya memberi ruang untuk berdiskusi.

“Yang diherankan statement ini sebelumnya juga sudah pernah dilontarkan oleh sahabat saya pak pungki, tapi tak ada reaksi satu pun dari mereka, justru saya yang komen, kok mereka meradang. Jadi aktivis itu jangan baperan lah,” tandas Aroman.(Jeff)