SMKN 1 Gorontalo Jadi Wakil Lomba Perpustakaan tingkat Nasional

SMKN 1 Gorontalo Jadi Wakil Lomba Perpustakaan tingkat Nasional

27/09/2020 19:46 0 By Alex

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Provinsi Gorontalo Sul A Moito saat mengikuti penilaian lomba perpustakaan tingkat Nasional yang diwakili SMK Negeri 1 Gorontalo.

Hulondalo.id – Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Provinsi Gorontalo, Sul A Moito membuka penilaian lomba perpustakaan sekolah tingkat nasional secara virtual di Gedung Perpustakaan SMK Negeri I Kota Gorontalo, Selasa (22/9/2020).

Penilaian ini dihadiri juri nasional, pejabat Perpustakaan Nasional yang berada di Jakarta, juga Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo Yosef P Koton, Kepala SMK Negeri I Gorontalo serta para guru dan pengelola perpustakaan sekolah smart library.

“Peran perpustakaan di dalam dunia pendidikan sangat penting untuk membantu terselenggaranya pendidikan dengan baik. Sasaran dan tujuan operasional dari perpustakaan sekolah adalah untuk memperkaya, mendukung, memberikan kekuatan dan mengupayakan penerapan program pendidikan yang memenuhi kebutuhan siswa dan para pendidik,” sebut Sul A Moito.

Perpustakaan smart library SMKN I Kota Gorontalo mewakili Provinsi Gorontalo ke tingkat Nasional dan berkompetisi dengan perpustakaan pilihan terbaik provinsi lain dari seluruh Indonesia.

Smart library dalam penilaian awal di tingkat Nasional lolos menjadi 15 besar yang selanjutnya dilakukan penilaian visitasi secara virtual.

“Visitasi ini menjadi kesempatan penting baik bagi SMK Negeri I Kota Gorontalo untuk menunjukkan sejauh mana perkembangan perpustakaan SLTA di Provinsi Gorontalo,” ujar Sul A Moito.

Smart library menjadi pemenang I tingkat Provinsi Gorontalo tahun ini, karena memiliki keunggulan kompetitif, juga adanya kompetensi yang dimiliki seperti keahlian multimedia, keragaman perangkat lunak, analisis laboratorium.

Yang menarik adalah adanya kompetensi pelatihan teknik komputer jaringan yang sangat pas pada kondisi pandemi Covid-19 saat ini dengan menciptakan tempat cuci tangan, tempat air sabun dan tempat sampah tanpa menyentuhnya, yang dapat dilakukan berkat kontribusi perkembangan literasi perpustakaannya.(adv/alex)