Soal Masuknya WNA China, Wapres UNG Ajak Mahasiswa Bersikap

Soal Masuknya WNA China, Wapres UNG Ajak Mahasiswa Bersikap

11/07/2021 14:05 0 By Syakir

Hulondalo.id – Wakil Presiden Mahasiswa UNG Wahid Hulopi mengajak mahasiswa mengambil peran dan memberikan peringatan keras masuknya warga negara asing (WNA) di tengah angka Covid-19 meningkat.

Kami juga mengajak semua mahasiswa, utamanya mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo, sebagai agen of change agar bisa mengambil peran dalam bentuk kecaman guna mengawal masalah tersebut di bangsa khususnya di daerah ini.

“Jagat Gorontalo geger dengar datangnya enam orang WNA di Bandara Jalaluddin Gorontalo di tengah angka Covid-19 sedang meningkat baru-baru ini,” ungkap Wahid kepada Hulondalo.id, Minggu (11/7/2021).

Sebelumnya kata Wahid, covid-19 di Gorontalo mencapai 322 kasus sesuai yang di rilis oleh Dinas Kesehatan, Sabtu (10/7/2021) kemarin. Artinya, kasus makin meningkat disebabkan klusterisasi dari Bandara itu sendiri.

“Kami tak menyangka di tengah angka Covid-19 tengah meningkat, dan beberapa wilayah terpaksa diperketat, bisa-bisanya pihak bandara, imigrasi, juga pihak terkait lainnya kecolongan dengan kedatangan WNA di Gorontalo,” tegas Wahid.

“Bahkan mirisnya, saat ekonomi nasional merosot, juga usaha warga dibubarkan dengan paksa, para WNA itu terinformasi akan bekerja di salah satu perusahaan listrik di Gorontalo. Saya tak mengerti cara pikir pemerintah sebenarnya bagaimana?” tanya Wahid dengan kesal.

Wahid meminta pihak bandara, imigrasi, dan semua unsur yang ada kaitannya dengan kedatangan para WNA itu bisa mempertanggungjawabkan hal itu.

“Atas kejadian yang sangat disayangkan ini, kami meminta pihak bandara, imigrasi, dan pihak lainnya bertanggung jawab kepada masyarakat atas kedatangan para WNA tersebut yang menjadi kontroversi di lingkungan masyarakat Gorontalo ditengah masyarakat dilarangan beraktivitas,” tandas Ketua Senat FPIK tahun 2020 itu.

Sebelumnya, Kasi Inteldakim Imigrasi Gorontalo Budi Mangantjo mengatakan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap 6 WNA itu, namun saat ini mereka sementara melakukan isolasi mandiri di salah satu perusahaan di Bone Bolango.

“InsyaAllah hari Senin paspor dari keenam WNA tersebut akan diminta dan diperiksa, untuk orangnya belum akan diperiksa karena masih Isolasi dan saat ini masih Covid-19. Kami akan menginformasikan kembali kepada kalian,” singkatnya. (Inkri)