Soal Penutupan Perbatasan, Pemprov Gorontalo Gencar Sosialisasi

Soal Penutupan Perbatasan, Pemprov Gorontalo Gencar Sosialisasi

01/05/2021 22:00 0 By Alex

Seorang petugas perbatasan dari TNI menyosialisasikan penutupan perbatasan kepada pengemudi kendaraan yang melintasi posko perbatasan di Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara, Sabtu (1/5/2021).(F. Haris)

Hulondalo.id – Pemerintah Provinsi Gorontalo gencar melakukan sosialisasi terkait larangan mudik lebaran. Terbaru, Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim kembali memantau posko perbatasan Gorontalo-Sulawesi Utara (Sulut) di Kecamatan Atinggola, Gorontalo Utara, Sabtu (1/5/2021).

Di lokasi ini, petugas di wilayah perbatasan terus menyosialisasikan kepada setiap pengguna jalan yang melintas soal penutupan perbatasan yang akan dilakukan pada 6 Mei 2021 mendatang.

“Kita akan terus menyosialisasikan penutupan perbatasan ini agar informasinya sampai kepada masyarakat yang akan mudik, dan akhirnya mereka akan membatalkan niat atau menunda sementara untuk pulang kampung pada Idul Fitri ini,” kata Idris.

Sebelumnya, berdasarkan hasil survei Nasional sebelum adanya larangan mudik, masyarakat yang akan mudik pada lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah mencapai 89,1 juta atau 33% dari total penduduk. Jumlah itu menurun menjadi 29,7 juta atau 11% setelah adanya larangan mudik dari pemerintah.

Setelah dilakukan sosialisasi oleh seluruh unsur terkait, jumlah masyarakat yang berencana akan mudik turun menjadi 18,9 juta atau 7%.

“Hasil survei ini mengindikasikan pentingnya upaya kita bersama untuk terus melakukan sosialisasi secara masif. Kita manfaatkan beberapa hari ini untuk melakukan sosialisasi penutupan perbatasan,” kata Idris.(adv/alex)