Soal Realisasi Fisik dan Keuangan Pemda Kabupaten/Kota, Rusli: Jangan Nanti Akhir Tahun!

Soal Realisasi Fisik dan Keuangan Pemda Kabupaten/Kota, Rusli: Jangan Nanti Akhir Tahun!

20/04/2021 20:58 0 By Alex

Realisasi Fisik dan Keuangan

Suasana rapat koordinasi dan evaluasi (rakorev) penyerapan anggaran APBD dan APBN triwulan I tahun anggaran 2021 yang dipimpin langsung Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Selasa (20/4/2021). (F. Salman)

Hulondalo.id – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie kembali mengingatkan pemerintah daerah Kabupaten/Kota agar segera mempercepat realisasi fisik dan keuangan.

Pasalnya, hingga Maret 2021 realisasi fisik dan keuangan, baik pemerintah provinsi, kabupaten dan kota terpantau masih rendah.

“Tadi saya lihat realisasi anggaran masih di bawah, termasuk Kabupaten/Kota. Kita harapkan uang itu jangan tertampung dan digunakan nanti di akhir tahun,” tegas Rusli saat memimpin rapat koordinasi dan evaluasi (rakorev) penyerapan anggaran APBD dan APBN triwulan I tahun anggaran 2021, Selasa (20/4/2021).

“Ini berulang-ulang kali menjadi perhatian khusus bapak presiden setiap kali penyerahan DIPA oleh beliau kepada kami para gubernur,” sambung Rusli.

Sebelumnya, berdasarkan data Biro Pengendalian Pembangunan dan Ekonomi (P2E) Setda Provinsi Gorontalo, hingga Maret 2021, progres penyerapan anggaran untuk realisasi fisik mencapai 17,79% dan realisasi keuangan 12,34%.

Dari 32 OPD, 15 di antaranya sudah mencapai bahkan melebih target. Sementara 18 OPD lainnya yang belum mencapai target fisik dan keuangan.

Kemudian dari 18 OPD tersebut, ada 3 OPD yang masih merah realisasi fisik dan keuangannya, yakni BPBD, Badan Keuangan dan Dinas Sosial Provinsi Gorontalo.

Sementara untuk Pemda Kabupaten/Kota, Kabupaten Bone Bolango tertinggi untuk realisasi fisik dan keuangan, masing-masing 23,96% dan 14,82%.

Disusul Kabupaten Boalemo realisasi fisik dan keuangan masing-masing 16,16% dan 8,92%. Kemudian Kabupaten Gorontalo Utara dengan realisasi fisik 13,65% dan realisasi keuangan 5,95%.

Sementara realisasi fisik 13,44% untuk Kota Gorontalo dan realisasi keuangannya 9,44%. Kabupaten Pohuwato realisasi fisik 13,13% dan keuangan 9,23%. Sementara Kabupaten Gorontalo data masih menunggu.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie juga menyoroti tentang pentingnya melakukan laporan petunjuk teknis (Juknis) terhadap pelaporan kegiatan yang bersumber dari DAK fisik dan DAK non fisik.

Sama halnya dengan penggunaan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Gubernur Rusli Habibie berharap agar pemda Kabupaten/Kota tetap terus berkoordinasi dengan provinsi.

“Termasuk proses lelang tolong lebih fokus lagi. Saya harapkan semua sesuai aturan, masing-masing turun lapangan untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Untuk triwulan II ke depan tolong lebih teliti,” katanya.(adv/alex)