Sosialisasi GLS Bagi Satgas SLB se-Provinsi Gorontalo

Sosialisasi GLS Bagi Satgas SLB se-Provinsi Gorontalo

21/10/2019 13:32 0 By Alex

Sosialisasi program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dengan melibatkan para guru, peserta didik, orang tua dan masyarakat di SLB Kabupaten Gorontalo, Rabu (9/10/2019)

Hulondalo.id – Guna meningkatkan keterampilan membaca peserta didik berkebutuhan khusus, Sekolah Luar Biasa (SLB) Kabupaten Gorontalo menggelar sosialisasi program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dengan melibatkan para guru, peserta didik, orang tua dan masyarakat di SLB Kabupaten Gorontalo, Rabu (9/10/2019).

Ketua GLS Provinsi Gorontalo, Yamin Umar SPd MPd mengatakan, sosialisasi program GLS sangat diperlukan dalam peningkatan mutu literasi di kalangan pendidikan, khusus yang nantinya akan meningkatkan kualitas layanan  pendidikan khusus di masyarakat.

“Program GLS ini sangat perlu, apalagi dalam menyambut era digital saat ini,” ujar Yamin.

Menurut dia, keberadaan masyarakat sebagai pusat literasi yang bermutu dapat meningkatkan kualitas pembelajar pendidikan khusus. Olehnya, diperlukan kegiatan dan aktivitas pembelajaran, kegiatan budaya, seni dan kegiatan yang lain untuk mewujudkan literasi di masyarakat.

“Keberadaan kantong literasi di masyarakat menjadi kekuatan untuk mewujudkan literasi pendidikan khusus,” terangnya.

Olehnya, Yamin menekankan, pelaksanaan sosialisasi GLS di provinsi Gorontalo perlu didukung melalui pembinaan  dan pendampingan secara berkelanjutan. Hal ini nantinya agar dapat merumuskan program literasi di setiap satuan pendidikan SLB se-Gorontalo dalam menumbuh kembangkan budaya literasi sekolah dan kecakapan literasi warga sekolah secara mandiri dan berkesinambungan.

Ketua GLS Provinsi Gorontalo Yamin Umar SPd MPd saat sosialisasi program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SLB Negeri Kabupaten Gorontalo.

Sosialisasi literasi di lingkungan pendidikan khusus, tambah Yamin, dapat memberikan pemahaman kepada warga sekolah bahwa literasi adalah bagian yang tak terpisahkan dari dunia Pendidikan.

“Literasi menjadi sarana peserta didik memahami dan menerapkan ilmu yang didapatkan di bangku sekolah. Oleh karena itu, Satgas GLS yang telah terbentuk di setiap satuan pendidikan perlu memiliki kemampuan pengelolaan kegiatan literasi yang baik agar dapat menjalankan perannya dengan lebih efektif di masing-masing satuan pendidikan khusus,” papar Yamin.

Kedepan Yamin berharap, kegiatan literasi ini tidak hanya sampai di tempat sosialisasi melainkan ditindaklanjuti serta diterapkan di masing-masing satuan pendidikan secara berkelanjutan dan melibatkan semua elemen pendidikan, baik itu guru, peserta didik, orang tua dan masyarakat secara luas.

Sosialisasi program GLS bertujuan meningkatkan kualitas layanan pendidikan khusus di masyarakat, dalam peningkatan mutu oleh kalangan pendidikan khusus.

Pelaksanaan sosialisasi GLS yang diikuti oleh seluruh Pengurus GLS SLB se-Provinsi Gorontalo, meliputi SLB Negeri Pohuwato, SLB Negeri Kota Gorontalo, SLB Negeri Bone Pantai, SLB Negeri Boalemo, SLB Negeri Gorontalo Utara, SLB Bone Bolango, SLB Negeri Paguyaman dan SLB Kabupaten Gorontalo sebagai penyelenggara.(Adv/Jeff)